Suara.com - Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, partainya memiliki target untuk memenangkan Pilpres dan Pileg pada 2024.
Kata dia, target itu bisa dicapai di antaranya melalui kekuatan para caleg dan juga kehadiran Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai calon presiden.
"Target kita menang pilpres dan meraih 100 kursi DPR RI menang pileg. Dua kesempatan itu kita lakukan simultas antara pilpres dan pileg. Saya minta ke semua pengurus DPC dan DPW memenuhi rekrutmen caleg. Kata kunci pemenangan adalah caleg," kata Jazilul dalam keterangannya dikutip Minggu (18/9/2022).
Sementara untuk pilpres, Jazilul berujar parpol yang bisa menempatkan kadernya sebagai capres maupun cawapres yang akan mendapatkan efek ekor jas perolehan suara.
Karena itu, PKB berkeinginan keras untuk tetap mengusung Cak Imin sebagai capres agar memperoleh efek ekor jas tersebut.
Menurut Jazilul sosok Muhaimin tidak kalah dibanding dengan figur-figur lain yang digadang menjadi bakal capres.
"Kita harus berjuang agar Gus Muhaimin bisa menjadi capres. Jangan takut, jangan ragu. Kita lihat secara objektif, Gus Muhaimin siap diadu dengan calon lain. Dari sisi pengalaman dan track record beliau sudah teruji," kata Jazilul.
Tag
Berita Terkait
-
PKB Setuju Tidak Ada Lagi Perubahan Nomor Urut Partai Peserta Pemilu
-
Yang ditunggu tunggu 'Pemutihan' Pajak Kendaraan DKI Jakarta 2022
-
Penuhi Syarat Ikut Pemilu 2024, PKB Pede Raih 100 Kursi DPR
-
Mundur Gegara Tak Hafal Pancasila, Ketua DPRD Lumajang Sudah Kembalikan Mobil Dinas
-
Ribuan Unit Kendaraan Perkebunan dan Pertambangan di Kalbar Menunggak Bayar PKB Hingga Rp 33 Miliar Lebih
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026
-
Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja
-
Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!
-
Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran
-
Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran
-
Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025
-
Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang