Suara.com - Sebuah insiden perampokan keji di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Musi Rawas, Sumatera Selatan pada Senin (19/9/2022) sekitar pukul 07.00 WIB menjadi viral di media sosial.
Pasalnya sekelompok pegawai negeri sipil (PNS) merekam detik-detik terjadinya insiden mengerikan yang melibatkan perampok bersenjata api tersebut. Hal ini terlihat di sebuah video berdurasi 17 detik yang dilihat Suara.com di akun Instagram @terang_media.
Melihat jam kejadian, tampaknya ibu-ibu PNS itu sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja. Tak disangka mereka malah menjumpai mobil malang milik karyawan CV Sahabat Musi Rawas Sempurna (SMS) yang dirampok.
"Ya Allah... Astaghfirullahalazim, ya Allah..." ucap ibu-ibu itu, sembari memberi arahan untuk pengemudi agar memundurkan dan memutar haluan mobil sebelum ketahuan oleh para perampok.
"Ayo mundur, mutar. Pelan-pelan yuk... Telepon (bantuan), telepon," sambung para saksi mata itu dengan penuh ketakutan. Pasalnya tampak jelas beberapa perampok yang mengepung mobil yang berhenti di tengah jalan tersebut.
Perampok Menggasak Rp350 Juta
Mengutip keterangan di kolom caption, ada 7 pelaku yang beraksi di perampokan nekat tersebut. Bagaimana tidak nekat? Pasalnya Jalinsum tergolong banyak dilewati masyarakat, termasuk saat pagi hari seperti saat jam kejadian berlangsung.
Total Rp350 juta serta sejumlah barang berharga seperti laptop dan ponsel korban ikut dibawa oleh para perampok tersebut.
Kronologi Kejadian
Baca Juga: Perampok Tembak Polisi di Sumut Pakai Senpi Rakitan, Begini Kronologinya
Disebutkan bahwa korban bersama temannya sedang dalam membawa uang dalam jumlah besar dari Lubuklinggau menuju PT Sawit Nusantara Indonesia di Desa Taba Dendang, Kecamatan Muara Saling, Kabupaten Empat Lawang.
Lalu saat melewati Jarlinsum, mobil korban diadang oleh kawanan pelaku dengan cara melintangkan kayu balok. Mobil seketika berhenti dan saat itu keluarlah ketujuh pelaku dari dalam semak-semak. Mereka langsung mengancam dan memukul korban serta saksi dengan memakai sepotong kayu.
Namun situasi semakin mencekam ketika pelaku juga mengeluarkan senjata yang lebih berbahaya seperti senpi laras panjang serta parang. Mereka kemudian segera berlalu dari lokasi kejadian setelah berhasil menggasak harta benda korban.
Warganet Curiga Ada Orang Dalam
Video menegangkan berdurasi 17 detik ini tentu menjadi viral dan mendapat beragam reaksi warganet. Termasuk dugaan kalau para perampok itu sudah mendapat informasi kapan korban akan membawa uang dalam jumlah besar.
"Orang dekat yang tahu kapan mobil ini bawa uang segitu banyaknya," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Perampok Tembak Polisi di Sumut Pakai Senpi Rakitan, Begini Kronologinya
-
Naas, Bocah Diseret Motor di Batam Saat Berusaha Kejar Begal yang Rampas Hp-nya
-
Periksa 4 Saksi, Polisi Masih Buru Pelaku Perampokan Toko Emas di ITC BSD Serpong
-
Cerita Saksi Mata Perampokan Toko Emas di ITC BSD Serpong: Diancam, Kalau Mendekat Ditembak
-
Perampok Toko Emas di ITC BSD Tangsel Kabur Usai Todong Satpam
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama