Warganet Beri Reaksi Keras
Dilihat Suara.com di postingan terkait, publik rupanya memberi banyak komentar pedas lantaran ungkapan belasungkawa tersebut dinilai sebagai bentuk pembelaan diri Bakamla.
"Ini postingan pembelaan kalian bukan belasungkawa," kecam warganet.
"Padahal dulu di kampus yang mual aja langsung gercep dipindahin ke sc, kok ini udah tau ada penyakit serius masih ikut CGBT 3 bulan," komentar warganet.
"Ini maunya turut berduka cita atau pembelaan diri?" sindir warganet lain.
"Lulusan PKN STAN yang disiapkan untuk kerja dalam ruangan, tidak berkaitan dengan latihan militer, buat apa diwajibkan mengikuti latihan militer bakamla?" timpal yang lainnya.
Stafsus Menkeu Ikut Buka Suara
Tragedi yang dialami oleh CPNS lulusan PKN STAN ini turut menyita perhatian Staf Khusus Menteri Keuangan bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo.
Lewat unggahan Twitter-nya, Yustinus ikut mengucapkan duka cita atas meninggalnya Ary. "Pimpinan Kemenkeu RI sangat prihatin dan berduka amat dalam atas meninggalnya Sdr Ary Hasibuan. Kemenkeu akan mengevaluasi dan memperbaiki kualitas/standar kerja sama dengan pihak lain," tutur Yustinus.
Baca Juga: Pilu! Kakek Ingin Tukar Sayur dengan Mie Instan, Mengaku untuk Makan
Selain mengevaluasi kerja sama antara Kemenkeu sebagai induk PKN STAN dengan lembaga lain, Yustinus juga memastikan pihaknya akan menunaikan tanggung jawab terhadap keluarga korban.
"Kiranya ini menjadi peristiwa terakhir. Cukup sudah kejadian yang memilukan ini terjadi. Kami menunggu hasil investigasi Bakamla dan akan terus berkoordinasi secara transparan dan akuntabel," pungkasnya menegaskan.
Berita Terkait
-
Viral Video Tahanan Wanita dengan Tangan Terikat Berpose bak Anak Metal Saat Gelar Perkara
-
Heboh Tabloid Anies Baswedan Beredar di Masjid Kota Malang, Ini Respons Wali Kota Sutiaji
-
Video Aksinya Berusaha Gagalkan Penjambretan Viral, Bocah Usia 10 Tahun Dapat Hadiah dari Kapolresta Barelang
-
Komplotan Preman Cium Tangan usai Palak Marinir Naik Mobil, Endingnya Minta Maaf ke TNI Seluruh Dunia
-
Wanita Ngaku Istri Polisi Balas Pernyataan Najwa Shihab soal Gaya Hidup Mewah, Warganet: Ntar Nangis
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan
-
Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay