Suara.com - DPP PDIP mengumpulkan para 93 kepala daerah untuk rapat konsolidasi di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022). Dalam konsolidasi ini tampak sejumlah kepala daerah dari PDIP dengan nama besar turut hadir yakni dari mulai Gubernur Bali Wayan Koster hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Rapat konsolidasi tersebut digelar dengan tema Kebijakan Pembangunan Trisakti. Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.
"PDI Perjuangan terus melakukan konsolidasi dalam upaya memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat," kata Hasto.
Hasto sendiri didampingi jajaran DPP PDIP lainnya seperti Tri Rismaharini, Said Abdullah, Komarudin Watubun dan Mindo Sianipar. Sementara di baris pertama, terlihat Ketua DPP Bambang Wuryanto.
Selain itu, terlihat pula Ahmad Basarah, Nusyirwan Soedjono, Wiryanti Sukamdani, Rokhmin Dahuri, Menkumham Yasona Laoly, serta Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas.
Sementara itu, dalam jajaran kepala daerah yang hadir ikuti rapat tampak Ganjar Pranowo juga hadir.
Ganjar tampak mengenakan pakaian partai khas berwarna merah dengan lambang banteng PDIP di dada.
Ia mengikuti secara seksama rapat konsolidasi hari ini. Terlihat pula Wali Kota Medan Bobby Nasution, Gubernur Maluku Murad Ismail, hingga Gubernur Bali Wayan Koster.
Adapun Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengikuti acara secara daring. Rencananya Megawati akan memberikan pengarahan secara langsung di Sekolah Partai pada pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Dewan Kolonel Puan vs Dewan Kopral Ganjar, Panasnya Persaingan di Tubuh PDIP untuk 2024
"Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri akan memberikan pengarahan khusus kepada para kepala daerah. Tujuannya untuk mengonsolidasi kebijakan kepala daerah baik yang bersifat vertikal maupun horisontal dalam menjawab berbagai tantangan perekonomian nasional saat ini," tutur Hasto.
Berita Terkait
-
Dewan Kolonel Puan vs Dewan Kopral Ganjar, Panasnya Persaingan di Tubuh PDIP untuk 2024
-
Hari Ini Puluhan Kepala Daerah Dari PDIP Berkumpul Masuk Sekolah Partai, Bakal Dengarkan Wejangan Megawati
-
Usai Dewan Kolonel dari Elit PDIP, Relawan Ganjar Bikin Dewan Kopral, Siap Saingan?
-
Panas Kader PDIP Vs Demokrat Saling Serang Soal Pilpres, Harga BBM Hingga Gaji PNS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan