Suara.com - Selain sholat fardhu terdapat sholat Jumat yang wajib dikerjakan oleh umat Islam khususnya laki-laki yang sudah memasuki usia baligh sebagai pengganti sholat dzuhur. Seperti namanya, sholat Jumat dikerjakan setiap hari Jumat. Agar sah dan diterima Allah SWT, penting untuk mengetahui bacaan niat, tata cara dan doa sholat Jumat sesuai sunnah.
Hukum mengerjakan sholat Jumat sendiri yaitu fardhu ain atau wajib bagi yang telah memenuhi semua persyaratan. Sebagaimana dijelaskan dalam beberapa riwayat, hari Jumat merupakan hari yang penuh kemuliaan dan keistimewaan. Karena pada hari Jumat Nabi Adam diciptakan kemudian diberi ruh setelah 40 hari tanpa nyawa.
Selain itu, di hari Jumat pula Nabi Adam dan Siti Hawa dipertemukan setelah sekian lama berpisah semenjak diturunkan di bumi. Tak hanya itu, masih banyak lagi peristiwa penting di hari Jumat yang membuatnya menjadi istimewa.
Hari Jumat menjadi salah satu hari raya umat Islam disamping Idul Adha dan Idul Fitri. Oleh karena itu, laki-laki muslim diwajibkan mengerjakan sholat Jumat. Salah satu dalil mengenai sholat Jumat yaitu hadits riwayat Abul Ja’di ad-Dhamri. Rasulullah saw bersabda:
“Siapa pun yang meninggalkan shalat Jumat tiga kali karena meremehkannya, maka Allah ta’âlâ akan mengecap )menutup( hatinya (sehingga tak mampu menerima hidayah).” (HR Ahmad dan al-Hakim. Hadits hasan).
Ada pula hadits riwayat Jabir bin Abdillah ra, Nabi Muhammad saw bersabda:
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka ia wajib shalat Jumat pada hari Jumat, kecuali bagi orang sakit, musafir, anak kecil, atau budak. Barangsiapa yang mengacuhkan shalat Jumat karena lalai atau sibuk urusan perniagaan, maka Allah tak akan memperhatikannya, Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (HR al-Baihaqi)
Terdapat dua bacaan niat sholat Jumat sesuai dengan status orang yang mengerjakannya, apakah ia menjadi imam atau makmum. Berikut ini bacaan niat sholat Jumat.
Baca Juga: Sholat Jumat Hukumnya Wajib: Ini Niat, Tata Cara dan Amalan Sunnah
Niat sholat Jumat sebagai makmum yaitu sebagai berikut:
Ushalli fardha jumu’ati ma’mûman lillahi ta’ala
Artinya, “Saya shalat Jumat sebagai makmum karena Allah ta’âlâ.”
Niat sholat Jumat sebagai imam yaitu sebagai berikut:
Ushalli fardhal jumu’ati imamal lillahi ta’ala
Artinya, “Saya shalat Jumat sebagai imam karena Allah ta’âlâ.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional