Suara.com - Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mendatangi Desa Wisata Situs Gunung Padang, Cianjur. Pada kesempatan itu, Sandiaga bertemu dengan grup musik Karinding.
Mulanya Sandiaga meminta mereka memainkan alat musik Karinding. Kemudian Sandiaga terkejut melihat alunan musik tradisional yang dimainkan grup tersebut, lalu ia mencoba memainkan bersama dengan grup musik Karinding.
Sandiaga berbincang dengan Ahmad Saepudin (33) salah seorang ketua musik yang menginginkan grup Karinding dikenal ke masyarakat luas. Di tengah perbincangan Sandiaga mengatakan ini memiliki daya tarik wisatawan, karena alat musiknya cukup unik.
"Saya melihat musik Karinding ini adalah salah satu daya tarik tambahan yang bisa menghadirkan wisatawan serta dapat melestarikan budaya dan mempromosikan mereka ke Jakarta dalam ADWI 2022," kata Sandiaga di Situs Gunung Padang, Cianjur.
Lebih lanjut, Sandiaga mengaku musik Karinding ini dapat membuka lapangan kerja. Selain itu juga memberikan dampak positif terhadap kebangkitan ekonomi masyarakat setempat.
"Musik Karinding ini dapat membuka lapangan kerja dengan banyak grup-grup seperti ini dan akhirnya pendapat masyarakat lebih meningkatkan serta memiliki dampak positif terhadap tantangan ekonomi saat ini," ucapnya.
Mendengar itu Ahmad menerima tawaran Sandiaga, ia dan grupnya akan mempersiapkan lebih banyak lagu. Ahmad pun menyampaikan siap untuk berkolaborasi dengan para artis nasional pada pementasan ADWI 2022.
"Alhamdulillah sangat senang sekali kami akan mempersiapkan lebih banyak lagu, serta ini pastinya berkolaborasi dengan artis nasional," tutur Ahmad.
Baca Juga: Desa Wisata Situs Gunung Padang Tembus 50 Besar ADWI 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis
-
Antrean Panjang Berburu Tiket Planetarium Jakarta, Jakpro Janji Benahi Layanan
-
Menko Yusril Sebut KUHP dan KUHAP Baru Sebagai Penanda Berakhirnya Hukum Pidana Kolonial
-
BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas
-
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Kejagung Tegaskan Siap Laksanakan