Suara.com - Salah satu pentolan grup Lippo, Rudy Ramawy tutup usia. Berita ini menyebar melalui pesan singkat pada Kamis (22/9/2022). Berikut ini profil Rudy Ramawy yang dirangkum dari beebagai sumber.
Rudy Ramawy adalah salah satu petinggi grup Lippo, yaitu PT Multipolar Tbk dan menjabat sebagai wakil Direktur Utama di perusahaan investasi tersebut.
Ia diberitakan meninggal pada Kamis, 22 September 2022. Informasi ini beredar melalui pesan singkat. Berikut bunyi pesannya yanag diambil dari berbagai sumber:
"Bagi Anda yang mengenal Rudy Ramawy, dokter kami baru saja menyatakan dia meninggal setelah resusitasi selama setengah jam di MRCCC."
"Dia adalah mantan kepala (Country Head-red) Google Indonesia dan bagian dari grup Lippo. Yang terpenting, pria hebat. Ini adalah berita sangat menyedihkan.”
Berita kematian mantan bos Google Indonesia ini juga disampaikan Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir dalam unggahan di akun Instagram-nya.
"Rest n Peace @rudyramawy May God bless your soul! A kind soul," tulis Pandu.
Profil Rudy Ramawy
Sebelum bergabung dengan Multipolar, Rudy Ramawy pernah menjabat Country Head Google Indonesia mulai tahun 2012. Lulusan University of California ini mengawali debutnya di dunia kerja di Proter&Gamble tahun 1994.
Baca Juga: Dugaan Praktik Monopoli Google di Indonesia Berpusat pada Layanan Google Pay Billing
Ia juga pernah bergabung di beberapa perusahaan musik seperti Sony Music dan Warner Music. Rudy juga pernah jadi Direktur Programming dan Production di RCTI dan menjadi bagian keluarga besar Matahari Mall.
Ia juga pernah menjadi Managing Partner di Venture Capital mulai Maret 2015 hingga saat ini. Tokoh penting di dunia teknologi Tanah Air ini juga pernah jadi Board Member di PT Visionet Internasional (OVO) di bulan November 2017 hingga Oktober 2021.
Ia juga pernah menjabat sebagai Board Member di Sociolla sejak bulan Juli 2015 hingga bulan Juni 2020 dan jadi Country Director Google Indonesia bulan Januari 2012 - Maret 2015.
Selain itu, Rudy juga pernah jadi Chief Marketing Officer di PT AXIS Telekom Indonesia tahun 2005-2008. Ia juga pernah wara-wiri di dunia hiburan dan jadi President Director Sony Music Entertainment tahun 2003-2005 dan Managing Director di Warner Music Group pada 1999-2022.
Di Sony Music Entertainment Rudy juga pernah jadi Marketing & Sales Director pada 1997-1999. Kembali di awal karier, ia pernah jadi Brand Marketing di Procter&Gamble pada 1994-1997. Itulah profil Rudy Ramawy.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
-
Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang