Suara.com - Pemerintah Indonesia tengah berencana mendorong masyarakat untuk beralih dari kompor gas ke kompor listrik. Langkah awal yang pemerintah adalah melakukan uji coba di beberapa daerah, seperti Denpasar dan Solo.
Uji coba dilakukan dengan membagikan kompor listrik gratis. Adapun uji coba tersebut dilakukan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).
Setelah nantinya uji coba tersebut berhasil dilaksanakan, baru kebijakan konversi kompor gas ke kompor listrik akan segera diterapkan oleh pemerintah.
Konversi kompor listrik sendiri saat ini masih dalam tahapan uji coba Oleh sebab itu, pemerintah masih belum memberikan penjelasan secara teknis mekanisme konversi kompor listrik tersebut.
Sebelum mengetahui lebih jauh terkait dengan konversi kompor listrik, terdapat beberapa fakta yang perlu diketahui terkait dengan rencana pemberlakukan konversi listrik oleh pemerintah. Apa saja?
Pemerintah akan memberikan paket kompor listrik gratis kepada sebanyak 300.000 rumah tangga miskin yang terdaftar atau tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di tahun 2022 ini.
Nantinya, pada setiap rumah tangga miskin tersebut akan menerima satu kompor listrik gratis dengan dua tungku, satu alat masak, dan satu alat miniature circuit breaker atau MCB (meteran listrik khusus kompor listrik).
Sebagai informasi, nilai paket pembagian kompor listrik pemerintah yang gratis tersebut senilai Rp 1,8 juta. Hal tersebut dikarenakan masing-masing tungku memiliki ukuran 800 watt.
Nantinya, salah satu tungku akan dinaikkan menjadi di atas 1.000 watt.
Baca Juga: Terpopuler: Tajudin Tabri Terancam Dipecat dari Golkar, Mulan Jameela yang Kini Dielukan Emak-emak
Mengutip dari beberapa sumber, penggunaan kompor listrik yang saat ini tengah direncanakan oleh pemerintah dinilai lebih hemat dibandingkan dengan penggunaan kompor elpiji 3 kilogram.
Kabarnya, Kementerian ESDM berdasarkan perintah dari pemerintah mulai melaksanakan uji coba konversi kompor elpiji 3 kg ke kompor listrik atau kompor induksi 1.000 watt. Tahap tersebut akan dilaksanakan di Denpasar, Solo, dan Sumatera.
Diketahui, uji coba tersebut dilaksanakan untuk melihat respons masyarakat dalam menggunakan kompor listrik, serta untuk melihat kesesuaian kapasitas daya tungku.
Dalam uji coba yang tengah dilaksanakan oleh pemerintah tersebut, setiap rumah tangga yang diuji cobakan akan diberikan sebanyak 1.000 unit kompor listrik.
Selain itu, masyarakat juga diberikan satu set alat masak dari PLN untuk memudahkan penggunaan kompor listrik.
Diketahui, pemerintah melakukan total anggaran pembagian kompor listrik ini sebanyak Rp 5 triliun. Jika seandainya berhasil, pemerintah akan menambah lagi pembagian kompor listrik tersebut.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Terpopuler: Tajudin Tabri Terancam Dipecat dari Golkar, Mulan Jameela yang Kini Dielukan Emak-emak
-
Mulan Jameela Dibela Emak-Emak Karena Menolak Kompor Listrik: Wajan, Pancinya Mahal, Tidak Cocok Buat Hajatan
-
Program Konversi Gas ke Kompor Listrik, Pengusaha Ini Akan Meraup Untung
-
Terkait Penggunaan Kompor Listrik, Anggota DPR: Tak Akan Menambah Beban Rakyat
-
Kompor Listrik Tidak Bisa Buat Masak Hajatan! Mulan Jameela Wakili Emak-emak di DPR
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa