Suara.com - Akhir-akhir ini, elektabilitas dan popularitas politikus PDI Perjuangan Puan Maharani kian menanjak.
Menanjakknya elektabilitas dan popularitasnya tak lepas dari safari dan silaturahmi politik yang dilakukan putri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu.
Barangkali, Puan akan menjadi lawan terkuat Prabowo Subianto dan Anies Baswedan di pemilu presiden 2024. Tentunya publik bertanya-tanya jika Puan menjadi calon presiden yang diusung PDI Perjuangan, siapa yang layak mendampinginya.
Untuk membedah siapa pasangan ideal Puan Maharani di pilpres 2024 mendatang, semuanya akan dikupas dalam webinar yang diselenggarakan Political and Public Policy Studies yang bertajuk Pilpres 2024: Mengulik Pasangan Idea Puan pada Rabu (28/9/2022), pukul 15.00 WIB.
Menurut Direktur P3S Jerry Massie Indonesia pernah memiliki presiden perempuan yang tak lain adalah ibunda Puan yaitu Megawati Soekarnoputri.
"Kalau berkaca, pemilih perempuan punya suara yang signifikan apalagi kelompok emak-emak, saya pilkir Puan mewakil 30 persen suara perempuan," ujar Jerry.
Tapi yang dinanti publik tak lain siapa sosok yang layak mendampingi ketua DPR itu.
Selanjutnya, kata Jerry, nama-nama seperti Prabowo punya kans 50 persen bertandem dengan Puan, Anies 30 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 10 persen, Sandiaga Uno 6 persen, dan Airlangga Hartarto 4 persen.
"Jadi kalau PDIP jadi berkoalisi dengan gerbong Gerindra dan PKB maka akan ada 3 koalisi, duanya koalisi KIB (Golkar, PAN dan PPP) dan Nasdem, Demokrat serta PKS," kata Jerry.
Baca Juga: Hasil Musyawarah PPP Jakarta Merekomendasikan Anies Menjadi Capres 2024
Semuanya, tutur Jerry, akan dikupas dalam webinar pada Kamis dengan menampilkan sejumlah pakar di antaranya pakar komunikasi Emrus Sihombing, founder lembaga survei Kedaikopi Hendri Satrio, dan pakar politik Jerry Massie sekaligus direktur P3S.
Berita Terkait
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
NasDem Bukber Elite Parpol Termasuk Anies, Bicara Sukseskan Program Prabowo
-
Momen Langka: Anies Baswedan, Puan hingga Sufmi Dasco Bertemu di Bukber Partai NasDem
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat