Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan melakukan sejumlah agenda kerja di tiga kota, yaitu Kota Baubau, Kota Buton, dan Kabupaten Buton Selatan dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (27/9/2022) hari ini.
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menyampaikan, Jokowi akan melakukan kegiatan di beberapa pasar dan kantor pos, hingga menghadiri acara penganugerahan gelar kehormatan adat kesultanan Buton.
"Di Baubau ini akan melakukan kegiatan ke pasar, ke kantor pos, dan selanjutnya ada pemberian penganugerahan Kesultanan Buton," kata Heru dalam keterangannya di Kota Baubau.
"Setelah itu beliau ke Buton Selatan juga mengecek kondisi masyarakat di sana serta memastikan pembagian bantuan dari pemerintah baik itu dari Kementerian Sosial maupun dari Kementerian Ketenagakerjaan," tambahnya.
Selanjutnya, Jokowi juga diagendakan untuk meninjau pabrik aspal di PT Wika Bitumen di Kabupaten Buton.
"Bapak presiden juga akan mengecek ke perusahaan Wika yang terkait dengan kegiatan perusahaan aspal dan memastikan kondisinya, apa yang diperlukan, dan tentunya harus berpihak kepada masyarakat dan kearifan lokal," tuturnya.
Lebih lanjut, Heru menyampaikan bahwa sebelumnya Jokowi juga sempat menyapa masyarakat di Kota Baubau dan disambut dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.
“Kemarin saya melihat juga bapak presiden menyapa masyarakat, dan masyarakat di Kota Baubau antusias bisa menerima bapak presiden dan tentunya menyapa, dan hari ini beliau di tiga kota untuk kegiatan sekaligus menyapa,” ujar Heru.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan di Provinsi Sulawesi Tenggara selesai, Jokowi beserta rombongan akan menuju Bandara Betoambari untuk lepas landas ke Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Baca Juga: Tiba di Kota Baubau, Presiden Jokowi Disambut Antusias Warga yang Menunggu Sejak Siang
“Di sore hari beliau akan menuju ke Ternate dan hari ini memang cukup padat kegiatan beliau. Semoga apa yang diharapkan oleh masyarakat, bisa bertemu dengan masyarakat di tiga kota tersebut bisa berjalan dengan baik," ucapnya.
Turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan kerjanya kali ini antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi.
Berita Terkait
-
Bertolak ke Sulawesi Tenggara, Ini Jadwal Rangkaian Jokowi
-
Prihatin Hakim MA hingga Gubernur Papua Lukas Enembe Tersandung Korupsi, Jokowi Minta Ada Reformasi Hukum
-
Heboh Video Detik-Detik Percobaan Pembunuhan Terhadap Presiden Jokowi di Istana, Begini Faktanya
-
Tiba di Kota Baubau, Presiden Jokowi Disambut Antusias Warga yang Menunggu Sejak Siang
-
Temui Rocky Gerung, Gibran Mengaku Terima Banyak Kritikan: Otak Kosong, Dungu, Dibahas Semua
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar