Suara.com - Kasus dugaan pembunuhan berencana Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J masih terus berlanjut. Kekinian, Ferdy Sambo dapat dampingan hukum dari eks pegawai KPK Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang.
Padahal sebelumnya Hotman Paris menolak permintaan sebagai kuasa hukum tersangka Ferdy Sambo. Ia bahkan sempat dapat tawaran untuk jadi pengacara istri Ferdy Sambo, Putri Cnadrawathi yang juga jadi tersangka pembunuhan Brigadir J. Yuk simak perjalanan Fery Sambo mencari pengacara berikut ini.
Alasan Hotman Paris Tolak Jadi Pengacara Sambo dan Putri
Hotman Paris mengaku pernah mendapat tawaran untuk menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo. Di kesempatan yang berbeda, pria asal Batak ini juga diminta jadi pengacara Putri Candrwathi.
Namun kedua tawaran tersebut ditolak Hotman karena alasan tertentu. Salah satu alasan Hotman karena belakangan ini kerap membela kasus yang menimpa rakyat kecil.
"Maaf untuk kali ini saya nggak bisa, ada alasan tertentu, terutama pas dalam bulan yang sama ada dua kasus viral dari rakyat kecil yang berhasil saya tolong," kata Hotman Paris ketika menjadi bintang tamu acara "Pagi Pagi Ambyar Trans TV" yang tayang pada Kamis (1/9/2022) lalu.
Alasan Febri dan Rasamala Mau Jadi Pengacara Sambo dan Putri
Hingga kemudian Ferdy Sambo menemukan pengacara untuk menangani kasus pembunuhan Brigadir J yang menjeratnya. Febri Diansyah dan Rasamala adalah sosok yang siap membela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di bawah kantor hukum Arman Hanis. Disebutkan bahwa Rasamala akan mendampingi Ferdy Sambo, sedangkan Febri akan mendampingi Putri Candrawathi.
Febri mengatakan akan mendampingi kliennya, Putri Candrawathi secara objektif. Ia bahkan mebgaku telah mempelajari perkara dan bertemu langsung dengan istri Ferdy Sambo itu. Begitu juga dengan Rasamala yang menyetujui permintaan sebagai kuasa hukum Ferdy Sambo setelah mempertimbangkan beberapa aspek perkara.
Ferdy Sambo dan Putra Candrawathi Jadi Tersangka
Dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka bersama 4 orang lainnya, yakni Bharada E, Bripka RR, dan asisten rumah tangga Kuwat Maruf dan Putri Candrawathi.
Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. 4 tersangka telah ditahan, sedangkan Putri Candrawathi masih menunggu pemeriksaan selanjutnya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Tag
Berita Terkait
-
Segera Diadili Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo dan Istri: Apa yang Kami Lakukan Akan Kami Akui di Persidangan
-
Febri Diansyah Jadi Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Netizen Bandingkan dengan Sikap Hotman Paris
-
Polri Ambil Surat P21 Kasus Ferdy Sambo di Kejagung
-
Segera Seret Ferdy Sambo Cs ke Meja Hijau, Kejagung Siap Kebut Berkas Dakwaan: Kami Tidak Buang Waktu
-
Ferdy Sambo Cs Segera Disidang, Pengamat Duga Sempat Ada 'Nego Diam-diam' Sebelum Berkas Diserahkan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan
-
Jokowi 'Dilupakan' Tanpa Undangan, Hari Lahir Pancasila Jadi Panggung Keakraban Prabowo-Megawati
-
PDIP: Sikap Kritis adalah Cermin Cinta Tanah Air, Tak Bisa Dihadapi dengan Represi
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Hasto Soroti Pelemahan Rupiah dan Defisit Fiskal: Utang Dibayar dengan Utang
-
Khianati Gencatan Senjata AS, Penjajah Israel Minta Restu Bom Ibu Kota Lebanon
-
Kritik Keras Hasto PDIP di Hari Lahir Pancasila: APBN Mengkawatirkan, Utang Dibayar Pakai Utang!
-
Pasutri Pemilik WO di Jaktim Tipu Calon Pengantin, Modus Promo Murah di Instagram Terbongkar
-
Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global