“Kita persiapan sudah matang. Kita sudah siapkan 30 jaksa untuk kasus ini,” kata Burhanuddin, Rabu (28/9/2022).
Febri Diansyah Bela Putri
Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah akan mendampingi dan membela kliennya yang menjadi tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua. Ia mengaku bisa bekerja secara obyektif.
Meski banyak pihak yang kecewa dengan keputusannya, termasuk Novel Baswedan, namun ia akan bersikap profesional. Ia berjanji memberikan pendampingan hukum secara obyektif berdasarkan bukti-bukti yang ada.
"Saya menerima permintaan menjadi kuasa hukum dan berkomitmen untuk mendampingi hak tersangka dalam perkara ini secara objektif," ujar Febri kepada wartawan pada Rabu (28/9/2022).
Febri juga memastikan tidak berlebihan dalam membela Putri Candrawathi. Ia akan serius membela kliennya karena mengaku sudah berdiskusi dengan para ahli hukum setingkat professor dan doktor.
Jaksa Diinapkan di Safe House dan Disadap
Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simajuntak menyampaikan 30 jaksa terpilih menangani kasus Ferdy Sambo itu akan dikarantina di safe house (rumah aman) dan sengaja disadap komunikasinya.
Alasannya sendiri untuk menghindari permasalahan teknis hingga menjaga profesionalitas. Barita melanjutkan, langkah ini juga diambil untuk mencegah adanya intervensi hukum yang bisa saja mengganggu keamanan para Jaksa.
"Dalam rangka memastikan Tim JPU bekerja dengan baik, profesional aman, untuk memudahkan koordinasi dan untuk menghindari alasan-alasan teknis dalam proses penuntutan," kata Barita saat dikonfirmasi, Kamis (29/9/2022).
"Reaksi dan harapan publik termasuk adanya kekhawatiran-kekhawatiran publik adanya dugaan 'Intervensi di luar hukum'. Dalam kasus ini jadi hal yang harus menjadi perhatian antara lain menjaga, melindungi para jaksa yang bertugas agar bekerja dengan profesional dan berintegritas," imbuhnya menjelaskan.
Putri Sudah ke Bareskrim
Putri Candrawathi disebut akan wajib lapor sebagai tersangka pembunuhan berencana ke Bareskrim bersama kuasa hukumnya, Febri Diansyah. Sebelumnya, tidak diketahui waktu pasti kedatangan Putri kesana
Terkini, pada Jumat (30/9/2022), penasihat hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis menyebut kliennya sudah berada di Gedung Bareskrim Polri untuk menjalankan wajib lapor. Hal itu disampaikannya saat tiba disana pukul 10.32 WIB.
"Hari ini agendanya wajib lapor di Bareskrim. Ibu PC sudah di dalam dari pagi," kata Arman.
Arman datang bersama tim kuasa hukum. Namun, sosok Febri Diansyah tidak terlihat. Sementara itu, Putri Candrawathi pun sudah luput kesekian kalinya dari sorotan media saat berada di Gedung Bareskrim.
Arman juga enggan memberikan keterangan lebih lanjut dengan agenda kliennya di Bareskrim Polri. Ia bahkan menolak memberitahu pintu mana yang dilewati Putri untuk masuk ke Gedung Bareskrim Polri.
Keppres Pemecatan Diteken Presiden
Sebelumnya, berkas surat Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) Ferdy Sambo diketahui sudah diberikan Polri ke Sekretariat Militer (Sekmil) Presiden Republik Indonesia di Istana Kepresidenan.
Irjen Dedi Prasetyo menyebut perkembangan terkait pemecatan Ferdy Sambo itu akan segera disampaikan jika sudah menerima informasi lebih lanjut dari bagian SDM.
Perlu diketahui, permohonan banding Ferdy Sambo atas putusan PTDH yang dijatuhkan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) ditolak. Maknanya, Sambo telah resmi dipecat dari Polro karena keputusan KKEP banding kata Dedi bersifat final dan mengikat.
Terbaru, Sekretaris Militer Presiden Laksma TNI Hersan menyebut kalau berkas itu sudah ditandatangani.
"Keppresnya sudah ditandatangani Presiden," kata Hersan saat dikonfirmasi, Jumat (30/9/2022).
Hersan juga menyebut kalau berkas PTDH Ferdy Sambo sudah dikirim kembali ke Polri untuk ditindaklanjuti.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Akhirnya Ferdy Sambo Dieksekusi, Kekuatan Jenderal Bintang Dua Ini Dilumpuhkan Sebelum Masuk Meja Hijau
-
'Bantulah Orang Kecil Ini' Ibu Brigadir J Akui Lelah Hadapi Drama Sambo Cs, Febri Diansyah Kena Sentil
-
Putri Candrawathi Datang ke Bareskrim Ditanya Soal Ini Bungkam Tak Bicara Sepatah Kata
-
Keppres Pemecatan Ferdy Sambo Diteken Jokowi
-
Presiden Jokowi Sudah Tanda Tangani Surat Pemecatan Ferdy Sambo
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara