SuaraCianjur.id- Istri Ferdy Sambo bernama Putri Candrawathi menjalani pemeriksaan kesehatan di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kedatangan dirinya didampingi oleh kuasa hukumnya. Putri Candrawathi sebagai tersangka pembunuhan terhadap brigadier J bersama suaminya Ferdy Sambo, keluar dari ruang pemeriksaan kesehatan pukul 12.45 WIB. Dirinya tampak mengenakan blazer biru muda.
Saat dihampiri oleh awak media, tak ada sepatah kata yang keluar dari mulut Putri.
Bahkan saat ditanya kesiapannya menjalani persidangan termasuk soal kemungkinan soal penahanan oleh Kejaksaan Agung, Putri memilih bungkam.
Dikatakan oleh kuasa hukumnya bernama Febri Diansyah, kalau kliennya berharap dapat segera diadili dalam persidangan.
Dirinya mengklaim kalau Putri turut berkomitmen untuk memenuhi semua jadwal persidangan dan siap bersikap koperatif.
"Ibu Putri memiliki harapan proses persidangan dapat segera dilakukan dan berkomitmen memenuhi semua jadwal persidangan dan bersikap koperatif. Ini merupakan wujud kepatuhan terhadap hukum yang berlaku," jelas Febri kepada wartawan, Jumat (30/9/2022)
mengatakan bahwa kedatangan Putri Candrawati ke Bareskrim berkenaan dengan wajib lapor yang harus dilakukannya.
"Sebagai bentuk sikap koperatif, Tim Kuasa Hukum akan mendampingi Bu Putri Candrawathi untuk melakukan wajib lapor ke Bareskrim Polri siang ini. Komitmen tim dan Ibu Putri sama, yakni memenuhi semua kewajiban hukum seperti jadwal pemeriksaan sekaligus wajib lapor," kata Febri kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).
Baca Juga: Bukan Dokter Puspa, Netizen Tuding Devina Kirana Selingkuhan Rizky Billar
"Ibu Putri memiliki harapan proses persidangan dapat segera dilakukan dan berkomitmen memenuhi semua jadwal persidangan dan bersikap koperatif. Ini merupakan wujud kepatuhan terhadap hukum yang berlaku," lanjutnya.
Febri Diansyah ditunjuk menjadi kuasa hukum Putri Candrawathi dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Febri merupakan mantan juru bicara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dirinya pun turut menyadari keputusannya itu akan sulit diterima publik.
"Saya menyadari menjelaskan informasi-informasi terkait perkara kepada publik sekarang adalah hal yang tidak mudah. Ini karena ebelumnya telah terjadi Skenario tembak-menembak yang sudah diketahui bersama," kata Febri, Rabu (28/9) kemarin.
Namun begitu, Febri menegaskan akan bersifat secara objektif dalam menangani kasus kliennya. Diharapkan juga kepada majelis hakim turut bisa menjatuhkan putusan seadil-adilnya dalam kasus ini.
"Namun kami tetap berharap masyarakat bisa berkenan untuk menerima sedikit penjelasan dari kami dan nantinya berharap majelis hakim bisa memeriksa, mengadili dan memutus secara objektif berdasarkan bukti yang ada," kata Febri.
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Bintang 2 Milik Ferdy Sambo Harus Dilepas, Kabarnya Presiden Jokowi Sudah Teken Keppres Pemecatan
-
Ada Mantan Jubir KPK Gabung Jadi Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi di Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Kesehatan Putri Candrawathi akan Dievaluasi, Ada Sinyal Penahan? Ini Kata Polri
-
Pengacara Ungkap Dalam Sepekan Tersangka Putri Candrawathi 2 Kali Bolak-Balik ke Kantor Polisi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya
-
Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar
-
6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele
-
Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad
-
GrabAcademy Buka Jalan Mitra Naik Kelas, dari Driver hingga Jadi Pengusaha
-
Penjualan Eceran Juli 2026 Diprediksi Tumbuh 0,9 Persen, Makanan dan Minuman Jadi Penopang
-
Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati
-
WNI Jadi Korban Tewas! Ini Kronologi Kapal Kargo Diserang Rudal di Selat Bab el-Mandeb