Suara.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka membuat heboh pengikutnya di Twitter.
Bukan karena kebijakan tertentu tapi kali ini disebabkan oleh foto yang dia pasang di akun Twitternya.
Sudah diketahui bahwa Gibran menjadi sosok pejabat publik yang aktif di media sosial terutama Twitter. Dia juga sering kali membalas keluhan warga melalui media sosial tersebut.
Sebelumnya Gibran memasang foto profil wajahnya di di karakter kereta Thomas. Namun kali ini Gibran baru saja mengganti foto profil dengan tak kalah nyeleneh.
Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengganti foto profil wajahnya, bukan dengan foto resmi namun foto yang ditempelkan pada dua sosok botak.
Gibran menempelkan wajahnya pada karakter Upin dan Ipin yang dipasang langsung sebagai foto profilnya.
Perubahan foto profilnya tersebut sontak mengndang berbagai respons dari warganet.
"Tanpa ada maksud dan tendensi tertentu, A ndamerupakan seorang Wali Kota, baiknya pasang foto yang enggak begini-begini amat lah mas," komentar warganet.
"Maaf Mas Walkot, kalau Upin & Ipin kan produk LN seperti Thomas sebelumnya.
Sebaiknya dipilih produk lokal Indonesia/Jawa/Solo gitu. Misalnya pilih Si Buta dari Gua Hantu atau Lutung Kasarung atau tokoh pewayangan Jawa. Maaf Mas Walkot ini cuma saran, abaikan kalau tidak berkenan," imbuh warganet lain.
"Saya aslinya dua orang. Begitulah kira-kira maksud dari newprofile mas wali kota," tambah lainnya.
"Setelah ganti profil ini, apakah nanti kalau jawab dari aduan masyarakat bakal 'betul betul betul'," tulis warganet di kolom komentar.
"Saya loh lagi emosi tapi tiba-tiba lihat Mas Gibran ganti ava begini saya jadi lupa mau nulis apalagi, ngakak. Pak Jokowi @jokowi Mas Gibran kenapa begini," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, perubahan foto profil Gibran telah disukai ribuan kali dengan ratusan komnetar dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan