Suara.com - Usai membuat cuitan yang menyebut foto wisuda Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbeda, dokter Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa kembali mempertanyakan rekam jejak pendidikan orang nomor satu di pemerintahan itu.
Hal ini disampaikan kembali oleh ahli epidemologi itu melalui akun Twitternya pada Selasa (9/10/2022).
Bukan lagi membandingkan foto wisuda Jokowi, dokter Tifa kini memepertanyakan skirpsi milik presiden ketujuh itu.
Pada cuitannya tersebut, dokter Tifa mengungggah skripsi yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada bernama Joko Widodo angkatan 1980. Namun menurut dokter Tifa berasal dari sekolah yang berbeda.
"Penulis skripsi ini Joko Widodo. Judul skripsi sama. Nama sama. Asal SMA dari SMA 6 Yogyakarta," tulis dokter Tifa.
"Joko Widodo Presiden, asal SMA dari SMA 6 Surakarta. Berarti di tahun 1985, Fakultah Kehutanan UGM mewisuda dua orang lulusan dengan nama sama: Joko Widodo, dengan 1 skripsi," imbuhnya.
Lebih lanjut dokter Tifa juga membandingkan pembimbing skripsi Joko Widodo.
"Joko Widodo kiri. Pembimbing skripsi: Kasmudjo. No Mahasiswa: 1601/Kt. Joko Widodo kanan. Pembimbing skripsi: Prof Achmad Soemitro. No Mahasiswa: 1681/Kt," imbuhnya.
Dengan perbedaan itu, Dokter Tifa menyimpulkan bahwa kemungkinan ada dua Joko Widodo di Fakultas Kehutanan UGM yang satu angkatan.
Baca Juga: Presiden Jokowi ke Heru Budi Hartono: Persoalan Utama DKI Jakarta Macet dan Banjir
"Fixed. Mahasiswa Kehutanan UGM thn 1980 ada dua Joko Widodo. Apa ini typo lagi?" tutupnya.
Cuitan dokter Tifa tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Bukan typo. Prof Achmad Soemitro itu dosen pembimbing akademik dan Ir. Kasmudjo itu dosen pembimbing skripsi. Lain kali cari tau dulu dehh kalau kayak gini kan malu," komentar warganet.
"Dok, perasaan dosen pembimbing untuk setiap mahasiswa itu memang dua deh, coba jangan suudzon terus dok, dihujat orang tuh," imbuh warganet lain.
"Bukankah stantar pembimbingan skripsi dilakukan oleh 2 orang dosen pembimbing, tampilkan juga dong dosen pembimhing kedua biar lengkap," tambah lainnya.
"Manusia munafik iri dengki dengan keberhasilan orang lain," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal