Umunya, orang dengan kondisi kesehatan mental tertentu akan cenderung lebih tertutup dengan orang lain. Di Hari Kesrhatan Mental kali ini mereka dapat membagikan pengalaman terkait masalah kesehatan mentalnya dengan orang lain. Hal ini dilakukan agar beban yang mereka tanggung dapat sedikit berkurang.
4. Menemui orang-orang terdekat yang sama-sama sedang berjuang
Di Hari Kesehatan Mental Sedunia, kita dapat menemui orang-orang terdekat yang mungkin juga sama-sama sedang berjuang dalam menghadapi masalah kesehatan mental. Dengan begitu, kita dapat saling berbagi pengalaman dan mendengarkan pengalaman orang lain. Hal ini penting dilakukan dengan tujuan supaya dapat membantu meyakinkan diri agar lebih kuat dan tidak merasa sendirian.
5. Mengecek keluarga dan teman terdekat
Orang dengan kondisi kesehatan mental yang bermasalah akan cenderung memendamnya. Sehingga tak jarang ketika ia sudah tidak tahan lagi emosinya akan meledak. Untuk itu, kita dapat mengecek kondisi mental keluarga atau teman terdekat yang mungkin memiliki masalah tentang hal itu.
6. Menjadi relawan di tempat penanganan kesehatan mental
Cara memperingati Hari Kesehatan Sedunia selanjutnya yaitu kita bisa menjadi sukaeelawan di tempar penanganan kesehatan mental, misalnya rumah sakit jiwa. Dengan begitu, kita bisa memberi solusi atau sekedar mendengarkan masalahnya agar beban yang ditanggung berkurang.
7. Melatih diri tentang pentingnya menjaga kesehatan mental
Kita dapat melatih diri kita supaya lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental. Kita dapat memulainya dengan membaca buku bertemakan psikologi, menonton film trailer, bertemu dan berbagi pengalaman dengan orang lain dan lain sebagainya.
8. Berhenti melakukan kebiasaan yang dapat menjatuhkan mental seseorang
Tanpa disadari kita sering kali telah melakukan kebiasaan yang dapat menjatuhkan mental seseorang. Seperti mengomentari bentuk fisik, pencapain, asmara dan lain sebagainya. Padahal beberapa perbuatan tersebut justru akan semakin menjatuhkan mental seseorang. Jadi di hari Kesehatan Mental Sedunia ini, sebaiknya kita menghentikan kebiasaan tersebut.
9. Mengundang pakar kesehatan mental
Saat peringatan hari Kesehatab Mental Sedunia kita dapat mengundang pakar kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater. Hal ini bertujuan agar mereka dapat berbicara dengan para karyawan atau siswa. Para ahli tersebut mungkin dapat mengidentifikasi tanda-tanda terhadap tekanan mental dan sama-sama mencari solusi untuk masalah tersebut.
10. Memberikan ucapan menyentuh
Cara memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang terakhir yaitu kita dapat memberikan ucapan menyentuh kepada orang terdekat. Jika kita tidak bisa mengucapkan secara langsung, kita dapat mengucapkannya melalui sosial media. Agar mereka tidak merasa kesepian setiap saat.
Berita Terkait
-
Ulasan Buku Broken, Seni Bertahan Hidup di Tengah Badai Kecemasan
-
Menjaga Kesehatan Mental dengan Bercerita dalam Buku Psikologi Cerita
-
SUGA BTS Resmi Jadi Salah Satu Penulis Buku Terapi Musik untuk Anak Autisme
-
The Privileged Ones: Memahami Makna Privilese dan Isu Kesehatan Mental
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
-
Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung