"Presiden Jokowi Dodo, dalam hal ini bertindak untuk kesepakatan kerja sama yang dituju sebagai berikut," begitulah tulisan yang tertera di surat.
Meski tidak ada keterangan detail, tampaknya Jokowi dimaksudkan sebagai pihak pertama dan Ki Sabdo adalah pihak kedua.
"Dalam hal ini Pihak Pertama menunjuk Pihak Kedua untuk mengamankan negeri ini," tulis Jokowi di Pasal 2 Surat Kontrak Kerja tersebut.
Lalu tampak nama "Presiden Jokowi" tertera di kolom tanda tangan di bagian kiri bawah berkas.
Tanggapan Warganet
Video ini jelas menuai perhatian banyak warganet. Publik dengan mudah menunjuk sejumlah kejanggalan dalam pengakuan serta surat kontrak kerja yang diviralkan Ki Sabdo Jagad Royo.
Mulai dari nama Jokowi yang berubah-ubah di berkas, logo dan stempel yang dinilai kasar, tanda tangan yang diduga hasil pemindaian, hingga surat kontrak yang dibuat tahun 2019 kendati Ki Sabdo mengaku mengawal Jokowi sejak 2012.
Ki Sabdo Pernah Kawal Pelantikan Jokowi Tahun 2019
Sosok paranormal satu ini sudah pernah jadi bulan-bulanan publik karena mengaku turut mengamankan jalannya pelantikan Jokowi tahun 2019 silam.
Baca Juga: Presiden Jokowi Klaim Tidak Ada Negara Sedetail Indonesia dalam Tangani Inflasi
Bahkan Ki Sabdo menggelar ritual di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan sebelum Jokowi dilantik. Saat itu pimpinan MPR RI sampai menyatakan pihaknya hanya melibatkan TNI dan Polri untuk pengamanan pelantikan alih-alih menghadirkan dukun.
Selain itu, Ki Sabdo juga pernah membuat heboh karena mengaku menemukan obat penyembuh Covid-19.
Berita Terkait
-
NasDem Ngotot Dukung Jokowi Walau Disindir Hasto 'Biru Terlepas', PDIP: Kenapa Gak Mundur Sekalian?
-
Pastikan Kawal Parpol Pendukung Jokowi, PDIP Segera Temui PPP
-
Respons Gibran Tanggapi Isu Ijazah Palsu Jokowi: Nganti Bosen Nanggepi Aku
-
Profile Dokter Tifa dan Sederet Kontroversinya dari Ragukan Skripsi Jokowi hingga Suruh Anak Anies Pakai Hijab
-
Soal Gugatan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, 'Kalau Terbukti MPR Berhentikan Presiden'
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda