Suara.com - Tahukah kamu, tanggal 12 Oktober telah ditetapkan sebagai Hari Museum Nasional? Keberadaan museum bagi bangsa Indonesia sangatlah penting, terutama dalam upaya pelestarian dan pemajuan kebudayaan. Lantas bagaimana sejarah Hari Museum Nasional.
Museum merupakan rumah peradaban, tempat tumbuh dan berkembangnya kemampuan berpikir serta kreativitas masyarakat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat pada 2019 jumlah museum di Indonesia ada sebanyak 439 museum.
Penasaran, bagaimana sejarah Hari Museum Nasional yang selalu diperingati setiap 12 Oktober di Indonesia?
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 tentang Museum, museum merupakan suatu lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi, dan mengkomunikasikannya kepada masyarakat.
Seperti dikutip dari laman Kemendikbud, definisi museum berdasarkan konferensi umum International Council Of Museums (ICOM) yang ke-22 di Wina, Austria, pada tanggal 24 Agustus 2007, menyebutkan bahwa museum adalah lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat dan perkembangannya, terbuka untuk umum, yang mengumpulkan, merawat, meneliti, mengomunikasikan, serta memamerkan warisan budaya dan lingkungannya yang bersifat kebendaan dan tak benda untuk tujuan pengkajian, pendidikan, dan kesenangan.
Sejarah Hari Museum Nasional
Pada Musyawarah Museum se-Indonesia (MMI) yang digelar pertama kali di Yogyakarta pada tanggal 12-14 Oktober 1962, menghasilkan 10 resolusi penting bagi permuseuman. Penetapan tanggal itu berdasarkan pertemuan MMI di Kota Malang, Jawa Timur pada tanggal 26-28 Mei 2015. Pertemuan yang dihadiri sebanyak 250 pengelola museum di Indonesia itu, menghasilkan selain menetapkan hari museum juga membahas isu-isu dan paradigma baru dalam dunia permuseuman untuk kemajuan museum.
Dengan diperingatinya Hari Museum Nasional 2018, maka diharapkan kepada insan pengelola museum senantiasa memberikan pelayanan terbaik dan inovasi bagi kemajuan museum yang dikelola. Museum juga diharapkan mampu menampilkan koleksi terbaiknya untuk menarik pengunjung datang ke museum.
Baca Juga: Twibbon Hari Museum Nasional, Pasang di Instagram, Whatsapp, dan Facebook
Sebagai tambahan informasi, museum mengelola bukti material hasil budaya dan material alam serta lingkungannya yang mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, kebudayaan, teknologi, dan atau pariwisata untuk dikomunikasikan dan dipamerkan kepada masyarakat melalui pameran permanen, temporer, dan keliling.
Pada umumnya, museum juga menawarkan program dan kegiatan yang menjangkau seluruh pengunjung, termasuk orang dewasa, anak-anak, seluruh keluarga, dan tingkat profesi lainnya. Program untuk umum terdiri dari perkuliahan atau pelatihan dengan staf pengajar, orang-orang yang ahli, dengan film, musik atau pertunjukkan tarian, hingga demonstrasi dengan teknologi.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi
-
Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak