Suara.com - Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI (Purn) Muhammad Munir resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tak perlu waktu lama, Munir kemudian ditunjuk menjadi Anggota Dewan Pakar PKS.
Munir ditunjuk sebagai anggota Dewan Pakar PKS untuk bidang pertahanan negara. Merespons penunjukan tersebut, Munir mengaku merasa terhormat.
"Alhamdulillah saya merasa terhormat, mendapat amanah sebagai anggota Dewan Pakar PKS, artinya pimpinan di PKS melihat kapasitas diri saya sebagai Dewan Pakar untuk bidang Pertahanan Negara," kata Munir dalam keterangannya dikutip Rabu (12/10/2022).
Ia mengatakan, kesediaannya menerima jabatan di partai tersebut menjadi salah satu anggota Dewan Pakar diputuskannya setelah mempelajari Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKS terlebih dahulu. Dari situ, ia memutuskan bergabung karena melihat konsistensi PKS mewujudkan cita-cita bangsa.
"Saya melihat PKS partai yang paling konsisten tegak lurus terhadap garis perjuangan yang ditetapkan, yang dirintis founding father kita, dari AD/ART PKS yang saya sudah baca dan saya melihat ini sesuai tujuan nasional bangsa Indonesia," katanya.
Sementara itu, berkaitan dengan posisinya sebagai Dewan Pakar PKS, Munir akan bertugas memberikan masukan terkait pertahanan dan semangat bela negara
"Ya posisi saya tentu memberikan masukan untuk DPP PKS bagaimana PKS memberikan perhatian tentang pertahanan negara, kemandirian alutsista dan menggaungkan semangat bela negara," ujar Munir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN