Suara.com - Sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J bakal dilakukan hari ini Senin (17/20/2022).
Kendati sidang perdana sudah di depan mata, namun berbagai fakta baru terungkap dalam surat dakwaan Putri Candrawathi.
Terbaru muncul fakta bahwa asisten rumah tangga Ferdy Sambo yakni Kuat Ma'ruf membawa senjata di TKP Rumah Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Kuat yang merupakan warga sipil tak membawa senjata api seperti tersangka lainnya.
Maka dalam TKP, Kuat membawa pisau di dalam tasnya untuk berjaga-jaga jika ada perlawanan dari Brigadir J.
"Kuat Ma'ruf yang sebelumnya juga sudah mengetahui akan dirampasnya nyawa korban dengan kehendak sendiri membawa pisau di dalam tas selempangnya yang sewaktu-waktu dapat dipergunakan apabila korban melakukan perlawanan," kutipan dalam Surat Dakwaan.
Pada tanggal 8 Juli 2022, tercatat bahwa sekitar pukur 17.12 Wib Kuat Ma'ruf yang sudah mengetahui rencana Ferdy Sambo untuk menghabisi Brigadir J sudah sigap dan tanggap memanggil Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR dan dan Brigadir J untuk menghadap ke Sambo.
Kemudian tanpa curiga Brigadir J menghadap atasannya itu yang diawasi oleh Bripka RR dan Kuat Ma'ruf.
Sesampainya di ruang tengah dia bertemu Sambo yang didampingi Bharada Richard Eliezer atau Bharada E yang langsung meminta Brigadir J jongkok dan menyerahkan diri.
Baca Juga: Sidang Hari Ini, Putri Candrawathi Disebut Mengalami Depresi
Dalam kondisi itu, Bharada E sudah membawa pistol untuk mengeksekusi Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo.
Namun tak hanya Bharada E dan Sambo yang membawa pistol, pasalnya Kuat Ma'ruf masih saja membawa pisaunya ke lokasi kejadian.
"Saat itu saksi Kuat ma'ruf masih membawa pisau di dalam tas untuk berjaga-jaga apabila ada perlawand ari korban."
Kuat Ma'ruf Provokasi Putri Candrawathi
Dalam petikan dakwaan itu dinyatakan bahwa Kuat Ma'ruf disebut memprovokasi Putri Candrawathi untuk melapor ke Ferdy Sambo usai Brigadir J dipanggil ke kamarnya.
Mulanya Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR diminta untuk memanggil Brigadir J untuk menghadap ke kamar pribadi Putri Candrawathi di rumah Magelang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!