Suara.com - Sidang perdana kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022) menyedot perhatian masyarakat luas. Banyak warga yang rela menunggu sedari pagi tadi guna melihat Ferdy Sambo dan kroninya menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan.
Salah satu elemen massa yang hadir untuk mengawal jalannya sidang adalah Pemuda Batak Bersatu (PBB). Kedatangan mereka ke lokasi adalah bentuk solidaritas terhadap almarhum Yosua yang juga orang batak.
Perwakilan PBB dari Jakarta Selatan, Natali (40) mengaku sudah hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sejak pukul 07.00 WIB. Bahkan, dia dan rekan-rekannya sempat tertahan di gerbang pengadilan.
"Saya datang jam 7an. Sempat ketahan juga di depan, kesel juga sih," ungkap Natali dalam sesi wawancara.
Dalam hal ini, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyediakan fasilitas berupa beberapa monitor. Benda tersebut berada di beberapa titik dan ditujukan bagi masyarakat dan wartawan yang hendak menyaksikan jalannya persidangan.
Natali mengaku kurang puas menonton sidang dari layar monitor. Seraya berseloroh, dia berharap bisa menonton secara langsung dari ruang persidangan.
"Cuma kurang puas juga kalau nonton dari layar. Maunya sih lihat langsung dari ruang sidang. Jadi tahu suasananya," ucap dia.
Natali juga berharap agar nantinya Sambo dan para terdakwa lain diadili sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dia juga mengaku akan mengikuti jalannya persidangan sampai tuntas.
"Sambo dan istrinya harus dapat hukuman yang setimpal sesuai apa yang mereka perbuat. Ini kan pembunuhan berencana ya harus dihukum mati. Almarhum Yosua kan juga orang batak, ini adalah bagian dari solidaritas kami, kita kawal terus sampai selesai."
Pantauan Suara.com pada Senin (17/10/2022) siang, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias menonton jalanya persidangan. Salah satu massa yang turut mengawal jalannya sidang adalah kelompok Pemuda Batak Bersatu (PBB).
Salah satu monitor yang tersedia berada di halaman parkir Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Masyarakat tampak berkumpul di bawah tenda yang telah disediakan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.
Kekinian, sidang atas terdakwa Ferdy Sambo kembali dimulai. Tim kuasa hukum Sambo sedang membacakan eksepsi atau nota keberatan atas surat dakwaan yang telah dibacakan Jaksa Penuntut Umum.
Tag
Berita Terkait
-
Ucapan Terakhir Brigadir J sebelum Dieksekusi Ferdy Sambo, Tega!
-
Sebagai Tanda Terima Kasih karena Bunuh Brigadir J, Ferdy Sambo dan Istri Janjikan Hal ini Kepada Terdakwa Lain
-
Nama-nama Baru Terungkap saat Sidang Ferdy Sambo, Brigadir J Masih Hidup, Anak Buah Gemetar usai Lihat CCTV lalu Diancam Mantan Kadiv Propam Itu
-
Eksepsi Ferdy Sambo Ungkap Brigadir J Buka Paksa Baju Putri yang Lagi Sakit, Sempat Mengancam: Saya Tembak Kamu!
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO