Suara.com - Irjen Teddy Minahasa Putra ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu-sabu.
Kasus ini begitu menghebohkan lantaran jenderal bintang dua ini baru saja menduduki jabatan sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nico Afinta.
Menanggapi hal tersebut, Mantan Kepala Badan Intelijen Stategis (Kabais) Laksda Purn. Soleman B. Ponto, menilai bahwa terbongkarnya kasus Teddy Minahasa seperti menampar wajah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Kalau itu benar, tentunya sudah ada masukan bagi kalau di AL Dispam atau Aspam, menyampaikan kepada panglima atau kepala staf. Ini sepertinya tidak ada, langsung saja ditunjuk," kata Soleman seperti dikutip Suara.com melalui unggahan kanal YouTube Refly Harun pada Selasa (18/10/22).
"Itu sama saja menampar mukanya Kapolri. Baru diangkat, baru ini muncul," lanjutnya.
Soleman lantas menduga bahwa ada data lama yang belum diketahui oleh Kapolri sehingga membuat Teddy Minahasa dipercaya untuk dapat menduduki jabatan sebagai Kapolda Jatim.
"Kalau benar ini suatu hal yang luar biasa. Kenapa? Baru saja ditetapkan sebagai Kapoda Jatim, sudah ditangkap karena narkoba. Nah, ini artinya ada data lama, data yang tidak diketahui oleh Kapolri," lanjut Soleman.
Menurutnya, sebelum adanya pengangkatan jabatan seharusnya Kapolri sudah menerima data penting terkait Teddy Minahasa dari intelijen.
"Karena saya 5 tahun selalu ikut Wanjakti. Dalam Wanjakti kalau kita sudah plot seorang panglima khususnya, nanti akan diplot. Itu intelijen, Dispam sudah mencari apa kelakuan ini orang," ujar Soleman.
Baca Juga: Alasan Sakit, Pemeriksaan Teddy Minahasa Batal Dilakukan Polisi
"Sebelum itu keluar, sudah dicari apasih yang dilakukan. Nah, apalagi ini sebelum itu keluar, kan ada penangkapan 41 kg itu kan beberapa bulan lalu. Sehingga dari situ harusnya sudah ada baunya. Kalau memang seperti itu," imbunya.
Telah diberitakan sebelumnya, pada Jumat (14/10/22), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengumumkan penangkapan Irjen Teddy Minahasa oleh Propam Polri terkait kasus dugaan peredaran gelap narkoba yang ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Pada Senin (17/10/22) kemarin, Teddy Minahasa menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkoba.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan pemeriksaan Teddy Minahasa dilakukan secara paralel, yakni pelanggaran etik oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri dan pemeriksaan tindak pidana oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Alasan Sakit, Pemeriksaan Teddy Minahasa Batal Dilakukan Polisi
-
Bambang Rukminto Nilai Pembinaan Karir SDM di Polri Masih Kacau, Isu Pertarungan Antar Faksi Menggema
-
Viral Irjen Pol Teddy Minahasa Ingatkan Bawahannya soal Rizki Halal, Jangan Bekingi Kejahatan
-
Ngeri! Belasan Tersangka Narkoba di Denpasar Dirantai Kaki dan Tangannya
-
Polri Terlihat Siap Mereformasi Diri, Pemicunya Berawal dari Masalah Internal
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace
-
Kemensos - BGN Matangkan Program MBG Lansia dan Disabilitas
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris