Suara.com - Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta memang telah usai sejak Minggu (16/10/2022).
Usai kembali ke rumah pribadinya, Anies menyebut bahwa dirinya kini menjalani rutinias seperti bapak-bapak biasa.
Hal ini dinyatakan sendiri oleh Anies Baswedan melalu akun Twitternya pada Sabtu (22/10/2022).
"Alhamdulillah, sekarang bisa lebih serius menjalani rutinitas bapack-bapack di akhir pekan," tulis Anies Baswedan.
"Bakar-bakar sampah dan merawat koleksi burung di rumah, apa rutinitas teman-teman di akhir pekan?" imbuhnya.
Namun cuitannya tersebut mengundang sorotan pasalnya Anies menulis kata-kata 'bakar-bakar sampah' yang menandainya dengan coretan.
Cuitan Anis yang juga menyematkan video di YouTube yang memperlihatkan aktivitasnya merawat burung sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Mantap pak Anies. Twit ini seperti kobaran api membakar sampah-sampah peradaban, sekaligus kotoran demokrasi di negeri tercinta NKRI. Sukses selalu pak Anies," komentar warganet.
"Eh ini dia maksudnya becanda kan? Makanya dicoret itu bakar sampah?" imbuh warganet lain.
Baca Juga: Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Pranowo Masih Teratas, Diikuti Prabowo dan Anies
"Seriusan lagi bakar-bakar sampah pak?" tambah lainnya.
"Ada apa sih di balik kalimat bakar sampah yang dicoret?" tulis warganet di kolom komentar.
"Kalau bisa tumpukan sampah yang foto sama Pak Anies dulu juga dibakar, biar sampahnya bersih," timpal lainnya.
"Lagi memilah sampah bangsa ya pak," balas warganet.
Meski menyebut sudah kembali menjadi bapak-bapak biasa Anies tampaknya tak lepas dari sorotan politis.
Pasalnya dia sudah dideklarasikan Partai Nasional Demokrat (NasDem) sebagai bakal calon presiden (cepres) 2024 mendatang.
Berita Terkait
-
Kena Sindir usai Dukung Anies Nyapres 2024, PDIP: Yang Diusung NasDem Antitesa Jokowi
-
Gubernur Papua Lukas Enembe Sakit, Martinus Kasuay: Biar Dokter dan Perawat Urus
-
Pasca Digugat Cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Nama Dedi Mulyadi Mencuat Dalam Survei Pilgub Jabar 2024, Ini Urutannya
-
Elektabilitas Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Naik, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno Harus Berjuang Keras
-
Duh! Elektabilitas Puan Maharani Masih kalah dari Anies dan AHY
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Kejati Bengkulu Dalami Dugaan Mark Up Proyek PLTA, Dokumen Disita dari Tiga Lokasi
-
Refly Harun Bongkar 7 Keberatan di Kasus Ijazah Jokowi: Ijazah Asli Justru Makin Meragukan
-
Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut
-
Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal
-
Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya
-
Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS
-
Banjir Ancam Produksi Padi Lebak, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen Total
-
Ono Surono Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Bupati Bekasi, Kapasitas Sebagai Ketua PDIP Jabar
-
Franciscus Sibarani: Aspirasi PerCa Jadi Bahan Revisi UU Kewarganegaraan
-
Bayang-bayang Dwifungsi: Saat UU TNI Baru Memicu Perlawanan di Mahkamah Konstitusi