Di sisi lain, ia tetap melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri 7 Medan. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas, Surya Paloh melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.
Namun, perjalanan kuliah Surya Paloh berjalan tidak lancar, dan tidak selesai. Setelah itu, Surya Paloh melanjutkan kuliahnya di Fakultas Ilmu Sosial Politik di Universitas Islam Sumatera Utara, Medan.
Semasa kuliah, Surya Paloh sangat terkenal karena ia aktif berorganisasi. Bahkan diketahui, ia membuat organisasi massa yang sama-sama menentang kebijakan salah pada saat pemerintahan Orde Lama.
Surya Paloh juga menjadi salah satu pimpinan Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI). Setelah dibubarkan, ia kemudian menjabat sebagai koordinator Pemuda dan pelajar di Sekretariat Bersama Golkar.
Setelah beberapa tahun kemudian, Surya Paloh mendirikan sebuah organisasi bernama Organisasi Putra-Putri ABRI (PP-ABRI). Kemudian, ia menjadi pimpinan PP-ABRI Sumatera Utara.
Sejak remaja Surya Paloh memang sangat disibukkan dengan berbagai kegiatan. Pada saat berusia 14 tahun, Surya Paloh sudah memulai bisnis leveransir di sebuah kota kecil Serbelawan pada tahun 1965.
Saat duduk di bangku SMA, ia bekerja sebagai Manajer Travel Biro Seulawah Air Service. Setelah tamat di bangku SMA, ia kemudian dipercaya untuk mengelola Wisma Pariwisata di Jalan Patimura, Padang Bulan, Medan.
Kemudian, di tahun 1973, bersama kakak iparnya, Surya Paloh dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PT Ika Diesel Bros untuk menjalankan usaha distributor mobil Ford dan Volkswagen di Medan,
Karirnya berjalan mulus, ia juga sempat menjadi kuasa usaha Direksi Hotel Ika Darroy yang terletak di Banda Aceh, merangkap juga sebagai Direktur Link Up Coy, Singapura pada tahun 1975.
Berikut biodata dari Surya Paloh:
- Nama asli: Surya Dharma Paloh
- Nama populer: Surya Paloh
- Lahir: Koetaradja, Aceh, 16 Juli 1951 (70 tahun)
- Pasangan: Rosita Barrack
- Anak: Prananda Surya Paloh
- Orang tua: Muhammad Daud Paloh (ayah) Nursiah Paloh (ibu)
- Tahun aktif: 1969-Sekarang
- Almamater: Universitas Sumatra Utara, Universitas Islam Sumatra Utara
- Profesi: Politikus
- Agama : Islam
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Dipuji Netizen Tiongkok, 'Saya Lahir di Lingkungan Kumuh, Selalu Pakai Bahasa Rakyat'
-
Pengakuan Surya Paloh di Balik Video Viral Jokowi Tolak Peluk Dirinya
-
Cara Jokowi Jelaskan IKN Dibilang Mirip Feni Rose, Warganet Malu: Masa Seorang Presiden Jualan Properti
-
Deklarasi NasDem Disebut Akar Masalah Hubungan Jokowi dan Surya Paloh Memanas, Saran Ruhut: Cabut Dukungan ke Anies
-
NasDem Tegaskan Tetap Setia Berkomitmen Dukung Jokowi, Selama Tidak Kena Reshuffle
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026