Suara.com - Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo, Daryanto alias Kodir kena semprot di persidangan perkara pembunuhan Brigadir Yosua pada Kamis, (3/11/2022). ART tersebut tertawa saat dicecar pertanyaan oleh JPU.
"Jangan bohong, jangan ketawa-ketawa," tegas JPU dikutip dari tayangan Kanal Youtube KOMPASTV.
Awalnya, JPU tersebut merespon kesaksian Kodir yang dinilai terlalu cepat dalam menjawab pertanyaan jaksa.
Kodir seolah-olah sudah mengetahui semua pertanyaan yang diajukan dalam sidang.
"Pertanyaan jaksa, lancar banget saudara menjawab kaya menghafal," ucapnya.
Dia meminta agar Kodir memikirkan jawaban terlebih dahulu, sebelum akhirnya menyatakan hal-hal yang justru menjebak dirinya ke lubang yang salah.
"Pikirkan dulu, jangan nanti salah. Kejebak lu," ungkap JPU.
"Siap," jawab Kodir singkat.
Dalam sidang tersebut, Kodir menuturkan kesaksiannya untuk terdakwa di sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.
Untuk diketahui, Kodir sudah bekerja dengan Ferdy Sambo sejak 2010.
Dalam BAP Kodir, tertulis bahwa dirinya mengecek CCTV pada 15 Juni 2022 dan mengetahui kalau CCTV rusak di rumah Duren Tiga. Dia mengaku ada 8 CCTV yang rusak.
Letak CCTV itu, kata Kodir, berada di kamar utama lantai satu yakni di kamar Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
"Saudara kok bisa hafal banget di hari ini, tanggal ini ngecek CCTV.Rusaknya Juni diperiksa penyidik September, terlalu hebat ingatanmu," sinis JPU.
Sebagaimana diketahui, beberapa bulan lalu Brigadir Yosua tewas di Kompleks Polri Duren Tiga. Otak pembunuhan adalah senior korban yaitu Ferdy Sambo.
Tidak hanya Sambo, ada 4 tersangka yang turut terlibat dalam kasus Duren Tiga berdarah. Adapun keempat tersangka itu adalah Bharada E atau Richard Eliezer (ajudan Sambo), Bripka RR atau Ricky Rizal (ajudan Sambo), Kuat Ma'ruf (asisten keluarga Sambo), dan Putri Candrawathi (istri Sambo).
Berita Terkait
-
Ferdi Sambo Pasang Muka Murung dan Tegang Usai Brigadir Yosua Tewas Bersimbah Darah
-
Pengakuan Mengerikan PRT Sambo di Sidang, Kodir Buang Darah Yosua ke WC Pakai Serokan
-
Bertemu Orangtua Brigadir J, Bripka RR Ungkap Hal Tak Terduga, Pertemuan di Ruang Provostpun Terbongkar
-
Ferdy Sambo Sempat Murung Usai Brigadir J Tewas
-
Lihat Ferdy Sambo Pukul-pukul Tembok usai Yosua Tewas, AKPB Ridwan: Matanya Berkaca-kaca Seperti Mau Nangis
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!