Suara.com - Dua tenaga kesehatan, bidan dan perawat yang kepergok mesum di salah satu puskesmas di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diketahui berstatus honorer. Keduanya kini telah dipecat dengan tidak hormat oleh dinas kesehatan setempat.
"Kami memberi sanksi tegas berupa pencabutan surat tugas dan pemberhentian tidak dengan hormat kepada dua orang honorer yang melakukan tindakan asusila," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Neneng Hasanah sebagaimana dilansir Antara, Kamis (3/11/2022).
Neneng mengatakan pemecatan dengan tidak hormat dua tenaga honorer yang bekerja di Puskesmas Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, dilakukan setelah keduanya digerebek warga melakukan tindakan asusila.
Menurutnya, tindakan keduanya memang sudah tidak pantas lagi, dan mencoreng nama baik, sehingga terpaksa dilakukan pencatatan atau pencabutan surat tugas dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai tenaga kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.
"Pemecatan ini karena keduanya telah berbuat tindakan asusila yang mencoreng nama baik Kabupaten Cirebon," ujarnya.
Neneng menjelaskan kepala puskesmas merupakan kepanjangan tangan dari dinas kesehatan, yang harus mampu membina dan menjaga nama baik Dinas Kesehatan, baik sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang ada di Puskesmas.
Sehingga keberadaannya bisa memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat, untuk itu pihaknya akan terus meningkatkan pembinaan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari.
"Sesuai dengan aturan yang berlaku, dinas kesehatan selaku instansi pelayanan kesehatan, harus tanggap terhadap semua permasalahan yang terjadi di lingkungan kerjanya. Jika ada kekurangan, kami akan terus melakukan pembinaan kepada semua pegawai di sehingga bisa meningkatkan mutu layanan kesehatan," katanya.
Diketahui, dua oknum tenaga kesehatan di Puskesmas Kaliwedi kedapatan oleh warga berbuat asusila di salah satu ruangan dalam puskesmas tersebut pada Senin (31/10/2022) malam dan videonya tersebar luas di dunia maya hingga menjadi viral.
Hasil Pemeriksaan Polisi
Terkait peristiwa ini, polisi juga sudah turun tangan dan memeriksa dua oknum nakes yang diduga mesum di puskesmas itu.
Kasus ini terungkap berawal dari kecurigaan warga. Warga kemudian berhasil menggerebek pasangan mesum tersebut. Bahkan video saat warga menggerebek pelaku viral di media sosial.
Saat ini kasus dugaan perbuatan mesum yang melibatkan bidan dan perawat di Puskesmas Kaliwedi tengah ditangani oleh polsek setempat.
Menurut keterangan polisi, peristiwa itu terjadi pada Senin (31/10/2022) sekitar pukul 11 malam. Terbongkarnya dugaan perbuatan mesum yang melibatkan bidan dan perawat di Puskesmas Kaliwedi ini berawal dari kecurigaan warga setempat.
Setelah digerebek warga, sepasang bidan dan perawat yang diduga berbuat mesum itu pun lantas dibawa ke Mapolsek Kaliwedi untuk menjalani pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi, diketahui keduanya bukan pasangan suami-istri, namun berpacaran.
Diketahui juga, status bidan dan perawat itu juga sebagai janda dan duda.
Berita Terkait
-
Video Mesum Wanita Kebaya Merah Trending Topic, Diduga Film 16 menit itu Dibuat dengan Konsep Fantasi Seksual
-
Viral Video Dua Oknum Nakes Terciduk Warga Lakukan Perbuatan Asusila di Puskesmas, Begini Nasibnya Sekarang
-
Kemenangan Rakyat Cirebon Makin Kuat, ESDM Didesak Cabut Izin Lingkungan PLTU Tanjung Jati A
-
Dari Baju Pramuka hingga Kebaya Merah, Geger Video Syur dari Tahun ke Tahun
-
Lagi, Viral Video Mesum Perempuan Kebaya Merah, Polda Bali Mulai Bergerak
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan