Suara.com - Pakar Mikro Ekspresi Monica Kumalasari memberikan analasisinya soal gestur dan wajah Susi ART Ferdy Sambo ketika sidang lanjutan berlangsung pada Selasa (08/11/2022).
Ketika Susi bertemu di persidangan, dia tampak bersalaman mencium tangan dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi hingga memeluk Putri.
Menurut Monica, tingkah laku Susi merupakan sikap refleks karena adanya relasi kuasa di antara mereka. Tak hanya itu, tindakan Susi juga disebut sebagai bentuk respect Susi kepada majikannya, Sambo-Putri.
"Kalau kita lihat hubungan diantara mereka bertiga, ini masih ada hubungan yang sangat erat dengan relasi kuasa tersebut. Sehingga dapat kita katakan bahwa apa yang disampaikan Susi di sini dalam persidangan adalah untuk memperkuat terhadap proses yang didakwakan kepada majikannya," kata Monica Kumalarasi dikutip Suara.com dari tayangan kanal Youtube metrotvnews, Rabu (09/11/2022).
Dalam persidangan Selasa (08/11/2022), Monica memaparkan bahwa ekpsresi wajah Susi terlihat kebingungan.
"Susi ini banyak melakukan mental searching atau mencari sumber daya antara apa sesuatu peristiwa yang sudah terjadi dengan sesuatu yang harus dikosntruksikan atau dikatakan," jelasnya.
"Sehingga yang terlihat di sini adalah kebingungan-kebingungan dari mental searching gerakan mata yang seperti ini membandingkan apa yang dilihat dengan apa yang harus dikatakan sehingga menjadi tidak spontan," sambungnya.
Hakim juga sempat mencerca Susi bahwa sosok ART Ferdy Sambo itu tidak konsisten dan berbohong. Monica pun menyebut tindakan yang disebutkan tadi memang membuat Susi tidak konsisten.
Kedipan mata Susi dikatakan semakin lebih intens ketika dia memberikan jawaban. Monica juga menyampaikan bahwa Susi terlihat takut selama beberapa kali dalam persidangan itu.
Baca Juga: ART Kodir Panik, Suara Tembakan Terdengar Tak Lama Setelah Ferdy Sambo Tiba di Duren Tiga
"Ada emosi atau eskpresi rasa takut. Jadi ini ditunjukkan beberapa kali saya melihat dari gerakan bibir dan sebagainya," terang Monica.
Monica menambahkan, bahwa rasa takut dalam diri Susi itu tak terlihat pada persidangan sebelumnya. Susi pada sidang sebelumnya, dia dinilai justru tampak penuh kebingungan.
Rasa takut Susi itu diduga Monica bisa saja berasal dari viral dirinya dalam persidangan sebelumnya, keterkejutan keluarga, anak-anak Susi yang enggan sekolah, dan lain-lain.
"Sehingga mulai memproses bahwa ada rasa takut, tetapi kita tidak bisa mendefinisikan apakah takutnya ini karena takut bersaksi atau takut kepada proses hukumnya nanti. Kita tidak bisa mendefinisikan sumber ketakutan tersebut," pungkasnya.
Berita Terkait
-
ART Kodir Panik, Suara Tembakan Terdengar Tak Lama Setelah Ferdy Sambo Tiba di Duren Tiga
-
Rentetan Kesaksian Tim Legal XL di Persidangan, Tak Ada Permintaan Cek Nomor HP Ferdy Sambo
-
'Baik, Dulu Kurus Sekarang Gemuk' Suami Susi Blak-blakan Perubahan Sang Istri Usai Jadi ART Ferdy Sambo
-
Menangis Setiba di Rumah Saguling, Putri Candrawathi: Damson Kamu di Sini Aja Jagain Ibu
-
'Jujurlah Demi Anak Masih Kecil', Pesan Suami Susi Sebut Anak sampai Sakit Lihat Ibunya Jadi Saksi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan