Suara.com - Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Daryanto alias Kodir mendengar suara letusan tembakan lebih dari tiga kali di rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Suara tembakan itu terdengar tak lama setelah Ferdy Sambo tiba.
Hal ini diungkap Kodir saat bersaksi di sidang Ricky Rizal dan Kuat Maruf selaku terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan. Dalam keterangannya, Kodir menyebut Ferdy Sambo tiba tak lama setelah Putri Candrawathi, Ricky, Kuat, Bharada E alias Richard Eliezer, dan korban Yosua tiba lebih dahulu.
"Waktu itu jam 5 saat rombongan Ibu (Putri) datang kemudian setelah kurang lebih 10 menit Bapak (Ferdy Sambo) datang. Tidak lama kemudian terdengar suara letusan," kata Kodir.
"Berapa kali?," tanya ketua majelis hakim Wahyu Iman Santosa.
"Lebih dari tiga kali," jawab Kodir.
"Kemudian saya dan Om Romer panik yang mulia. Kemudian lalu Bapak (Ferdy Sambo) keluar, terus tidak lama Ibu (Putri) keluar bersama Om Ricky," imbuhnya.
Larang Susi ke Duren Tiga
Dalam persidangan, Ricky juga disebut sempat melarang PRT Ferdy Sambo, Susi ke rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan setelah Yosua dibunuh.
Dalam kesaksiannya, Susi menuturkan ketika sepulang dari Magelang, Jawa Tengah pada 8 Juli 2022 dia sempat tertidur di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.
Baca Juga: PRT Sambo Dilarang ke Duren Tiga usai Yosua Dibunuh, Ricky Rizal ke Susi: Gak Usah, Ibu Udah Pulang
Tiba-tiba, eks ajudan Ferdy Sambo, Daden Miftahul Haq membangunkannya untuk menyusul Putri Candrawathi ke rumah dinas Duren Tiga.
"Saudara Daden bilang gimana?," tanya ketua majelis hakim Wahyu Iman Santosa.
"Bi Susi Bi Susi mana? Gitu dengan suara kencang. Terus saya bilang, 'apa om saya di kamar'. Terus, 'Bi disuruh nyusul ibu ke 46 (Duren Tiga)'. Terus saya bilang 'ngapain? Isoman'," tutur Susi.
Ketika itu, lanjut Susi, dia disuruh Daden menyusul ke Duren Tiga bersama sekuriti Ferdy Sambo bernama Damson. Daden juga meminta Susi membawa nasi box.
"Terus saya mau jalan, sama Om Damson udah bawa nasi box juga terus nggak lama kelamaan Ibu (Putri) datang sama Om Ricky. Terus saya nggak jadi nyusul karena Om Ricky bilang 'udah nggak usah nyusul, Ibu udah pulang'," ungkap Susi.
Karena tak jadi menyusul ke Duren Tiga, Susi lantas mengikuti Putri masuk ke dalam rumah Saguling.
Berita Terkait
-
Menangis Setiba di Rumah Saguling, Putri Candrawathi: Damson Kamu di Sini Aja Jagain Ibu
-
'Jujurlah Demi Anak Masih Kecil', Pesan Suami Susi Sebut Anak sampai Sakit Lihat Ibunya Jadi Saksi
-
PRT Sambo Dilarang ke Duren Tiga usai Yosua Dibunuh, Ricky Rizal ke Susi: Gak Usah, Ibu Udah Pulang
-
Ferdy Sambo Disebut Duduk Merokok usai Tembak Brigadir J: Ngatur Strategi Berikutnya
-
Sidang Pembunuhan Yosua Terus Berlanjut, Pakar Hukum Pidana: Sulitnya Kasus Ini, Tak Ada Saksi Mata yang Lihat Langsung
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian