News / Internasional
Jum'at, 11 November 2022 | 10:47 WIB
Ilustrasi polisi (pixabay)

Suara.com - Jalan-jalan ke taman ria, pulangnya mampir di makam keramat.

Saatnya bersuka-ria, karena sampai lagi di hari Jumat!

Halo! Selamat hari Jumat! Pasti sudah enggak sabar ya menyambut akhir pekan besok?

Sambil merencanakan aktivitas akhir pekan Anda, kami hadirkan sejumlah informasi pilihan dari berbagai negara selama 24 jam terakhir, yang terangkum dalam Dunia Hari Ini, edisi 11 November 2022.

Berita yang pertama datang dari benua Eropa.

Seorang polisi tewas dan seorang lagi terluka dalam serangan penusukan di Brussels, ibu kota Belgia.

 Menurut pejabat pengadilan setempat, aksi tersebut diduga terkait dengan terorisme.

Polisi Belgia mengatakan terduga penyerang ditembak setelah penikaman dan dibawa ke rumah sakit.

Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo mengunggah pesan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman polisi yang meninggal dunia.

Baca Juga: Kemarin Ramai Berita Banjir Bandang Banyuwangi sampai Serangan Teroris Irak Tewaskan Tentara Turki

"Petugas polisi kami mempertaruhkan hidup mereka setiap hari untuk memastikan keselamatan warga kami," katanya.

"Tragedi hari ini membuktikan hal itu sekali lagi."

Bursa kripto FTX terguncang

Padahal awal pekan ini perusahaan FTX telah sepakat diakuisisi oleh perusahaan rivalnya, Binance, setelah FTX ditinggalkan sejumlah besar pelanggannya yang meragukan kecukupan modalnya.

Binance sebagai bursa kripto terbesar diharapkan bisa menyelamatkan FTX dan deposannya.

Namun, Binance memutuskan untuk mundur dari rencana akusisi setelah melihat laporan pembukuan FTX dan kini FTX malah sedang diinvestigasi oleh Departemen Kehakiman AS dan Komisi Bursa terkait kecurigaan adanya aktivitas kriminal atau pelanggaran keamanan.

Investigasi terhadap FTX dan CEO-nya, Sam Bakman-Fried dilaporkan seputar kemungkinan perusahaan itu menggunakan dana yang disetorkan pelanggan untuk bertaruh pada hedge fund.

Load More