Suara.com - Presiden Amerika Serikat dan China, Joe Biden dan Xi Jinping, diagendakan bertemu ketika keduanya menghadiri KTT G20 Bali, dan beberapa isu dipastikan menjadi topik pembahasan dalam pertemuan monumental itu.
Dalam keterangannya pada Kamis (10/11), Presiden Joe Biden mengatakan Taiwan akan menjadi salah satu isu utama ketika ia bertemu dengen Presiden Xi pekan depan.
"Saya yakin kami akan membahas Taiwan ... dan yang ingin saya lakukan ketika berbicara dengannya adalah menjabarkan apa saja batasan kami,” ujar Biden, dikutip dari BBC. Gedung Putih sebelumnya telah mengonfirmasi pertemuan kedua kepala negara.
Diharapkan, pembicaraan itu dapat menghasilkan pemahaman tentang apakah kedua negera saling berkonflik dengan satu sama lain serta menemukan solusi yang diperlukan.
Meski demikian, Biden menekankan dirinya tidak akan membuat perubahan mendasar terkait kebijakan AS atas Taiwan.
Sementara itu, China terus menggemakan wacana reunifikasi dengan Taiwan karena menganggap pulai itu sebagai bagian dari wilayahnya dan harus bergabung dengan China daratan.
Biden, di sisi lain, telah berulang kali menyatakan kesiapan AS untuk membela Taiwan jika China memutuskan mengambil langkah eskalasi seperti invasi.
Salah satunya adalah pada bulan Agustus, ketika ia mengatakan kepada stasiun ABC bahwa AS telah membuat "komitmen suci” untuk melindungi sekutu NATO, "termasuk Jepang, Korea Selatan dan Taiwan”.
Meski demikian, Gedung Putih kemudian merilis pernyataan bahwa AS mengadopsi doktrin "ambiguitas strategis” untuk menghindari konfrontasi langsung dengan Beijing.
Pemerintah Taiwan telah secara tegas menolak rencana reunifikasi dengan menyebut bahwa masa depannya hanya dapat diputuskan oleh rakyatnya. Taipei mengatakan klaim kedaulatan China tidak berlaku karena pulau itu tidak pernah dikuasi oleh Republik Rakyat China (RRC).
Hubungan China dan AS juga sempat memanas setelah Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, melakukan kunjungan ke Taiwan pada Agustus.
Beberapa jam setelah kunjungan itu, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China dikabarkan mengirim 27 jet tempur ke wilayah yang telah ditetapkan Taiwan sebagai Area Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ).
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan di Twitter bahwa "27 pesawat PLA memasuki area sekitar R.O.C. pada 3 Agustus 2022," mengacu pada Republik China.
Berita Terkait
-
Presiden AS Joe Biden Angkat Isu Taiwan Saat Bertemu Presiden China di KTT G20 di Bali
-
Joe Biden Dan Xi Jinping Akan Bertemu Pertama Kalinya di KTT G20 Bali
-
Hubungan AS-China Sering Tegang, Joe Biden dan Xi Jinping Bakal Ketemuan di Bali
-
Pasukan TNI Gelar Pengamanan KTT G20 di Bali, Simulasikan Ancaman Aksi Terorisme
-
Fakta Pulau Serangan Bali, Menjadi Lokasi Kunjungan Delegasi KTT G20
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah
-
Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya
-
6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi
-
Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama