Suara.com - Bakal Koalisi Perubahan pengusung Anies Baswedan sedianya melakukan deklarasi pada Kamis (10/11/2022). Koalisi ini seharusnya beranggotakn Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Namun, deklarasi tersebut gagal dilakukan hingga menimbulkan banyak spekulasi. Tidak terkecuali dari pegiat media sosial Jhon Sitorus yang dikenal sebagai pihak yang kontra pencapresan Anies.
Pemilik akun Twitter @Miduk17 itu rupanya menyoroti pernyataan Anies yang dianggap sebagai pemicu Partai Demokrat belum menurunkan restunya mendeklarasikan sang eks Gubernur DKI Jakarta.
Dilihat Suara.com di akun Twitter-nya, Jhon menanggapi pernyataan Anies soal satu harga di Papua dan Jakarta.
"Anies Baswedan: Papua dan Jakarta Tidak Boleh Ada Perbedaan Harga," begitulah kutipan pernyataan Anies yang disoroti Jhon, dikutip pada Sabtu (12/11/2022).
Jhon menilai pernyataan Anies inilah yang menyinggung SBY, sebab menurutnya presiden ke-6 itu gagal menyamaratakan harga di seluruh Indonesia.
"Menjadi sebuah preseden buruk bagi partai @PDemokrat. Karena @aniesbaswedan MENYINGGUNG SBY soal perbedaan harga," cuit Jhon, Jumat (111/11/2022).
"Jokowi sedang memperbaiki KEGAGALAN SBY soal satu harga di Papua - Jakarta, dengan Tol Laut, tol langit & Infrastruktur. Saya makin paham, mengapa SBY OGAH deklarasi," imbuhnya, yang dapat dibaca selengkapnya di sini.
Anies Baswedan Yakinkan Koalisi Perubahan Tidak Retak
Di hadapan para kader Partai NasDem, Anies memastikan koalisi dengan PKS dan Partai Demokrat ini tidak karam sebelum berlayar. "Insya Allah dua partai ikut. PKS dan Demokrat sudah bersiap. Nanti kita jalan bersama, kita kerja bersama," tutur Anies di HUT ke-11 Partai NasDem, Kamis (10/11/2022).
Anies menyebut Koalisi Perubahan bersatu bukan sekadar untuk melampaui presidential threshold, tetapi karena mengemban beberapa misi. Namun tujuan utama mereka adalah menyelesaikan ketimpangan yang ada di Indonesia.
"Satu perekonomian, setara harga, ini misi kita yang kita perjuangkan. Papua, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara," ungkap Anies, seperti dikutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com.
"Secara kilometer dari Jakarta jauh, tapi mereka tidak boleh merasakan harga yang berbeda. Ekonominya harus terintegrasi, kita merasa adanya ketimpangan," lanjutnya.
Fahri Hamzah Singgung Deklarasi Gagal Gara-gara Bandar
Perihal gagalnya deklarasi Koalisi Perubahan pada 10 November 2022 memunculkan beragam spekulasi mengenai penyebabnya. Meski pihak Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS sangat berhati-hati memberikan pernyataan, banyak sekali pendapat berbeda yang beredar dari pihak eksternal.
Tag
Berita Terkait
-
'Kalau Gue Jadi Dia Sih Bakal Mundur dari Kabinet' Ujar John Sitorus Soroti Johnny Plate di HUT NasDem, Tuai Pro Kontra
-
Makin Romantis Aja! Surya Paloh Ajak Anies Baswedan Hadiri HUT NasDem, Kader: Sukses Pak Anies
-
Bahas Soal Jokowi, Surya Paloh: Bukan Berarti karena Nasdem Mencalonkan Bung Anies Hubungan Kita Harus Retak
-
Respons Pernyataan Fahri Hamzah soal Bandar Gagalkan Deklarasi Koalisi, Surya Paloh Seloroh Bawa-Bawa Nama Sambo
-
Pemilu 2024 Selesai! Jika Anies Baswedan Pilih Luhut Binsar Pandjaitan Jadi Cawapres
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs