Suara.com - Gadis berusia 23 tahun, Sulastri Irwan, digugurkan dari calon siswa atau casis pendidikan pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Gelombang II 2022 di Polda Maluku Utara. Ia yang merupakan anak dari seorang petani digantikan posisinya oleh keponakan salah satu anggota polisi.
Lantas, seperti apa kronologi dari persoalan tersebut? Apa yang membuatnya digugurkan? Berikut informasinya.
1. Lolos Seleksi dan Ikut Apel
Sulastri Irwan mendaftarkan diri sebagai calon siswa Bintara Polri. Ia merupakan perwakilan Polres Kepulauan Sula. Setelah mengikuti serangkaian tes, ia dinyatakan lolos tahap akhir pada 2 Juli 2022.
Ia lolos dalam pendidikan pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Gelombang II 2022 di Polda Maluku Utara. Dalam pengumuman kelulusannya, ia menempati peringkat ketiga dan bahkan sempat mengikuti apel selama satu bulan disana.
2. Digugurkan di Tengah Jalan
Status kelolosan Sulastri mendadak digugurkan di tengah jalan. Adapun posisinya digantikan oleh Rahima Melani Hanafi yang diketahui keponakan seorang perwira berpangkat AKBP di bagian SDM Polda Maluku Utara.
Setelah mengikuti apel selama satu bulan, Sulastri menerima panggilan. Usianya disebut telah melewati batas yang ditentukan sehingga keikutsertaannya itu harus dicabut.
3. Ikuti Persidangan
Baca Juga: Kocak! Netizen Rela Dilem hingga Ditangkap Polwan Cantik Vebby
Sulastri kemudian menghadapi persidangan setelah menerima surat pada bulan November 2022 yang berisi pergantian peserta Bintara Polri. Agenda itu juga menghadirkan calon siswa di posisi keempat dan kelima.
Dalam persidangan, pihak SDM Polda Maluku Utara menanyakan pekerjaan dari ayahnya. Sulastri menjawab jika sang ayah bekerja sebagai petani. Ia kemudian dinyatakan tidak lolos karena kelebihan usia.
Pihak keluarga sangat kecewa atas keputusan tersebut. Mereka ingin keadilan dari Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko sebelum persoalan ini dibawa ke Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
4. Tanggapan Polda Maluku
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes (Pol) Michael Irwan Thamsil, pada Senin (7/11/2022) menanggapi kabar digugurkannya Sulastri Irwan. Setelah diperiksa, katanya, Sulastri memang sudah lebih 1 bulan 21 hari, terhitung saat pembukaan 25 Juli.
Michael kemudian mengakui, kesalahan ini ada pada informasi mengenai batas usia seharusnya disampaikan sejak awal tes. Di sisi lain, ia akan merespon aduan yang dilayangkan keluarga Sulastri.
Berita Terkait
-
Kocak! Netizen Rela Dilem hingga Ditangkap Polwan Cantik Vebby
-
Istri Ahok Puput Nastiti Devi Pilih Belajar Jadi MUA, Hasil Makeup Mantan Polwan Tuai Pujian!
-
KPK Tarik Sejumlah Kendaraan Dinas yang Dikuasai Mantan Pejabat Maluku Utara
-
Profil Salahuddin bin Talibuddin yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
-
Polwan hingga Satpol PP Lindungi Ibu-ibu Ketinggalan Salat Jemaah di Masjid, Netizen Terenyuh: Adem
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
Terkini
-
Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?
-
Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!
-
Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah
-
JK Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Buntut soal Tuduhan Danai Kasus Ijazah Jokowi
-
DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!
-
2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran
-
Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah
-
Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah
-
Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang
-
BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas