Suara.com - Kasus kematian sekeluarga di Kalideres masih menjadi misteri. Empat orang ditemukan tewas mengering di dalam rumah dengan kondisi lambung kosong tanpa terisi makanan.
Para tetangga di kawasan Perumahan Citra Garden Satu Ekstension, Kalideres Jakarta Barat itu pun tak menyangka atas kematian yang menghebohkan pada Kamis (10/11/2022) malam itu.
Penemuan mayat tersebut berawal dari petugas PLN yang mencium bau menyengat bersumber dari dalam rumah. Saat itu petugas hendak memutuskan instalasi listrik.
"Kejadian di hari Kamis tanggal 10 November sekira pukul 18.00 di perumahan Citra 1 Kalideres yang mana ditemukan oleh warga sekitar. Pak RT mencium bau, sehingga timbul kecurigaan dan memanggil pihak kepolisian dan secara bersama sama membuka rumah," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022), dikutip dari PMJ News.
Setelah pintu rumah terbuka, petugas menemukan empat mayat terdiri dari dua pria dan dua wanita yang tergeletak dengan posisi terpisah. Keempat jenazah keluarga ini terdiri dari Rudianto (suami), Margaret (istri), Dian (anak) dan Budianto (ipar).
Kata Tetangga soal Pertemuan Terakhir
Empat orang yang terdiri dari Rudyanto Gunawan, K. Margaretha Gunawan, Dian, dan Budyanto Gunawan itu jarang ke luar rumah.
Hal itu disampaikan Tio Shiu Hoa (64) yang tinggal di sebelah rumah keluarga Rudyanto. Tak hanya itu, mobil dan motor keluarga Rudyanto yang kerap terparkir di halaman rumah tak pernah terlihat lagi.
"Waktu itu punya mobil. Saya pikir dia orang pindah, itu bulan Ferbruari ke Maret kurang lebih," ucap Tio di Komplek Citra Garden Satu Extension, RT. 07 RW. 15 blok AC5/7, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022).
Tio terakhir kali hanya melihat sosok Rudyanto. Bahkan, dia sempat bertanya keberadaan Margaretha dan Dian dan dijawab Rudyanto sudah pindah.
Bertemu Pak RT
Sebelum tewas, keluarga Rudyanto sempat melakukan berkomunikasi dengan Ketua RT setempat, Asiung. Dalam kesehariannya, anggota keluarga tersebut dikenal tertutup atau introvert.
"Terakhir, saya ketemu anak sama ibunya tiga bulan yang lalu," kata Asiung di lokasi, Jumat (11/11/2022) kemarin.
Dalam kesehariannya, keluarga Rudyanto jarang bersosialisasi dan hanya keluar-masuk menggunakan kendaraan bermotor.
"Jarang berjalan kaki. Pagi biasanya keluar buat ke pasar. Terakhir tiga bulan yang lalu saya lihat," tambahnya.
Berita Terkait
-
Hasil Olah TKP Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Ini Temuan Pihak Kepolisian
-
Fakta Baru Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Temukan Bungkus Makanan dan Struk Belanja
-
Teka Teki Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres Belum Terpecahkan
-
Apa Itu Burari Deaths? Ritual Bunuh Diri di India yang Dikaitkan dengan Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres
-
Fakta Baru Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Terbukti Lakukan Kekerasan, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diskors 2 Semester dan Terancam DO
-
Ringankan Beban Orang Tua, Program Pendidikan Gratis Gubernur Meki Nawipa Disambut Positif
-
Prabowo di Mujahadah Kubro NU: Pemimpin Tak Boleh Dengki dan Cari-cari Kesalahan Orang Lain
-
Kampung Haji Segera Hadir, Prabowo Tekadkan Niat Tingkatkan Pelayanan dan Turunkan Biaya
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
KPK Hattrick Gelar OTT, Yudi Purnomo: Bukti Gaji Besar Tak Cukup Bendung Kerakusan Koruptor
-
Silsilah Jeffrey Epstein, Keluarganya dari Yahudi Terpandang
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki