Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak seluruh pemimpin negara, delegasi maupun organisasi internasional untuk menyantap makan siang bersama di Rumah Bambu, Ocean Front Lawn, Apurva Kempinski, Bali, Selasa (15/11/2022). Makan siang dimulai setelah dua tamu undangan memberikan sambutan.
Jokowi memberikan kesempatan untuk President of the International Olympic Committee Thomas Bach dan Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan sambutannya masing-masing.
Setelah itu, Jokowi memulai makan siang dengan menyampaikan pesan.
"Well, enjoy your lunch," kata Jokowi sebagaimana dikutip dari siaran langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/11/2022).
Sebanyak 38 pemimpin negara, delegasi maupun organisasi internasional menyantap makan siang di sebuah ruangan yang dipenuhi ornamen bambu. Mereka juga duduk di meja bundar sehingga bisa melihat satu sama lain.
Sebelumnya mereka sudah menghadiri acara puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hotel Apurva Kempinski Bali yang dibuka oleh Jokowi.
Mengawali pidato pembukaan, Jokowi menyampaikan ucapan selamat datang bagi seluruh pimpinan negara yang telah hadir pada KTT G20.
"Merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah KTT G20. Saya sangat paham, perlu upaya yang luar biasa agar kita dapat duduk bersama di ruangan ini," tutur Jokowi.
Baca Juga: Jateng Cetak 2.353 Desa Mandiri Energi, Jadi Percontohan NasionalEnergi Baru dan Terbarukan
Berita Terkait
-
Iriana Jokowi Terpeleset di Tangga Pesawat, Dokter Tifa Beri Sindiran Menohok: Membiarkan Istri Terjatuh Tak Manusiawi
-
Mesra di KTT G20 Bali, Ini Poin-poin Penting Hasil Pertemuan Joe Biden dan Xi Jinping
-
Mengintip Fakta Masjid Sheikh Zayed, Hadiah Presiden UEA di Solo yang Megah
-
Puji Setinggi Langit Legacy Jokowi, PDIP: Sangat Layak Dijadikan Sekjen PBB
-
KTT G20 2022 Bali Cetak Sejarah: Joe Biden-Xi Jinping Mesra hingga Undang Uni Afrika
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun