2. Mati Batang Otak
Kondisi mati batang otak ini terjadi apabila kehidupan seseorang bergantung sepenuhnya pada mesin sehingga ia dapat dikatakan menjalani kehidupan palsu.
Hal tersebut mengartikan bahwa mesin-mesin penopang hidup tersebut dicabut, orang tersebut tidak akan mampu sadar atau bernapas dengan sendirinya.
Lantas, mengapa orang mati bisa hidup lagi?
Ilmu kedokteran sendiri masih belum bisa menjelaskan secara pasti alasan di balik fenomena orang mati bisa bernafas kembali. Namun, ada beberapa penjelasan yang mungkin bisa melandasi fenomena langka tersebut, seperti di antaranya.
1. Adanya penumpukan tekanan di dada akibat CPR
Pada saat seseorang mengalami serangan jantung, kemudian menerima bantuan pernafasan melalui teknik CPR, maka akan ada tekanan yang menumpuk di rongga dada.
Setelah selesai CPR, kemudian tekanan darah tersebut akan berangsur-angsur lepas dan akan menghasilkan semacam sinyal elektrik yang kemudian memicu jantung untuk kembali berdenyut.
2. Efek obat yang disuntikkan ke dalam tubuh
Baca Juga: Heboh, Pria di Bogor Hidup Lagi Usai Dinyatakan Meninggal, Ini Penjelasan Polisi
Faktor lainnya yang mungkin bisa dijelaskan yaitu pemberian obat-obatan tertentu untuk memicu jantung kembali berdetak.
Salah satu obat yang bisa menimbulkan efek tersebut adalah adrenalin yang dimasukkan ke dalam tubuh seseorang dengan cara disuntikkan.
Pada saat cairan tersebut disuntikkan, adrenalin mungkin saja tidak langsung bekerja karena adanya kelainan pembuluh vena yang terjadi pada saat seseorang mengalami serangan jantung.
Namun, pada saat pembuluh vena berangsur normal dengan sendirinya, cairan adrenalin ini akan mengalir ke jantung sehingga mengakibatkan salah satu organ vital manusia tersebut kembali berdenyut.
Di sisi lain, dalam dunia medis, orang yang masih hidup juga bisa mengalami kondisi seolah-olah ia sudah tidak bernyawa.
Kondisi tersebut seperti halnya pada saat seseorang mengalami beberapa gangguan seperti hipotermia, katalepsi, dan sindrom kunci.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh, Pria di Bogor Hidup Lagi Usai Dinyatakan Meninggal, Ini Penjelasan Polisi
-
Viral Kabar Pria di Bogor Mati Suri, Ternyata Ini Faktanya
-
Gempar Pria di Rancabungur Hidup Lagi, Polres Bogor Panggil Sejumlah Pihak
-
Kronologi Lengkap Ratusan Mahasiswa IPB Tertipu Pinjol, Kerugian Capai Miliaran
-
Kronologi Warga Bogor Hidup Kembali dalam Peti Usai Dinyatakan Meninggal Dunia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Jelang Ramadan, Pemerintah Rapat Inflasi: Pasokan Pangan Dijaga, Diskon Transportasi Disiapkan
-
Dorong Petani Melek Teknologi, Upaya Modernisasi Pertanian di Desa Ngadirejo
-
Menteri PPPA Akui Biaya Visum Korban Kekerasan Seksual Belum Sepenuhnya Ditanggung Negara
-
Diperiksa 8 Jam, Eks Stafsus Menag Gus Alex Langsung 'Ngacir' Naik Motor dari Gedung KPK
-
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
-
Setelah Ciliwung, Pramono Anung Kebut Normalisasi Kali Cakung Lama Demi Tangkal Banjir Jakarta
-
Si Jago Merah Mengamuk di Kedubes Italia Menteng, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Ruang Server
-
SPI Jambi Sebut Reforma Agraria Era Prabowo seperti 'Cuaca Mendung: Birokrasi Lemah
-
Pramono Anung Putuskan Bangun Waduk Demi Tekan Luapan Kali Angke
-
PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Dihapus Hingga Usul Fraksi Dibatasi