Suara.com - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto mengatakan, singkong bisa menjadi penyelamat dunia dalam acara Global Food Security Forum di Bali yang dihadiri oleh negara-negara anggota KKT G20, Minggu (15/11/2022).
Prabowo mengatakan, singkong merupakan bahan baku olahan berbagai jenis makanan yang bisa menjawab tantangan pangan dunia.
Pernyataan Prabowo itu ternyata juga mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan, mulai dari mantan Komandan NATO, Wesley Kanne Clark, Sr yang merupakan purnawirawan jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) hingga profesor pertanian Indonesia dalam acara itu.
Menurut Wesley, gagasan mengenai singkong ini merupakan solusi dari masalah pangan dunia atau food security yang kini tengah terjadi.
Krisis pangan dunia terjadi akibat efek pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan diperburuk dengan perang Rusia-Ukraina yang menghambat suplai pangan dunia, mengingat kedua negara tersebut adalah penghasil gandum terbesar dunia.
"Antara kepemimpinan di pemerintahan untuk visinya, swasta untuk mengambil langkahnya, lalu mereka pun dibantu untuk melancarkan kreativitas," ujar Wesley.
Sementara itu, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jember Achmad Subagio mengatakan bahwa sejak tahun 2004 dia bertekad untuk meneliti dan mengolah sumber pangan lokal, lalu pilihannya jatuh pada singkong.
“Kenapa singkong, karena sumber pangan ini mudah dan banyak ditemukan di Indonesia,” katanya.
Kata Subagio dalam forum itu bahwa Indonesia adalah negara besar dengan pertumbuhan dan pertambahan penduduk yang tinggi dan mereka memerlukan kebutuhan pangan yang besar.
Baca Juga: Survei: Kelompok Tani sampai Pengangguran Unggulkan Prabowo Sebagai Calon Presiden 2024
Namun, Indonesia tidak bisa hanya bergantung pada beras. Terlebih apabila terus menerus impor.
“Karena itu perlu sumber pangan alternatif yang bisa dijangkau masyarakat,” ujar dia.
Berita Terkait
-
Adu Gaya Andien Aisyah, Yuni Shara, dan Iga Mawarni Saat Nyanyi di Dinner KTT G20 Bali, Siapa Paling Kece?
-
Bertemu Xi Jinping di G20, PM Kanada Justin Trudeau Sampaikan Kekhawatiran Soal 'Campur Tangan' China
-
Habib Aboe Bakar: Kesiagaan Kapolri dan Jajarannya Amankan KTT G20 Patut Diapresiasi
-
Presiden Prancis Emmanuel Macron Pulang Jalan Kaki Usai Gala Dinner G20
-
Sosok Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee Curi Perhatian Saat Dinner KTT G20
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan