Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali mengingatkan akan situasi global yang penuh ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 hingga perang Rusia-Ukraina yang belum berakhir. Meski begitu, Jokowi bersyukur Indonesia bisa mengelola pemulihan perekonomian dengan baik.
Adanya pandemi Covid-19 hingga perang Ukraina-Rusia itu telah merusak rantai pasok global. Hal itu menyebabkan harga-harga pangan, BBM, hingga listrik meningkat tajam di seluruh dunia.
"Di tengah tantangan yang berat dan sangat sulit dan sangat tidak mudah, alhamdulilah pemulihan ekonomi kita bs kita kelola dengan baik," kata Jokowi saat berpidato dalam acara pembukaan Muktamar Muhammadiyah di Solo, Sabtu (19/11/2022).
Suami dari Iriana tersebut menerangkan kalau Indonesia masih bisa mengendalikan inflasi di kisaran 5,7 persen. Itu artinya, rata-rata kenaikan harga di sekitar 5 persen jauh lebih rendah dari rata-rata inflasi di negara-negara lain.
Jokowi juga mengucap syukur karena kinerja ekonomi Indonesia cukup menggembirakan. Itu dibuktikan dengan perekonomian Indonesia yang tumbuh 5,72 persen pada kuartal III 2022. Pun dengan perdagangan yang disebutnya meningkat hingga 58 persen.
Ada upaya di balik pencapaian itu, seperti misalnya pemerintah mulai menyetop ekspor bahan mentah yang sudah dilakukan berpuluh-puluh tahun.
"Kita harus melakukan hilirasi industri di dalam negeri supaya mendapatkan nilai tambah, kita juga mendongkrak supaya UMKM kita naik kelas dengan digitalisasi dan memasukkan ke platform-platform digital untuk menciptakan peluang kerja, untuk nilai tambah yang maksimal di dalam negeri."
Tag
Berita Terkait
-
Demi Penuhi Undangan Muhammadiyah, Jokowi Pilih Pulang Duluan di KTT APEC Thailand
-
Kaesang Unggah Sederet Meme Kocak dari Naruto hingga Jokowi di Twitter
-
Masuk ke Pidana! Pelaku Penghina Iriana Jokowi Lagi Dicari Bareskrim Polri
-
Dihina Lagi, Iriana Jokowi Giliran Disebut Mirip Tukang Jamu, Publik Sentil Kapolri: Tak Tegas!
-
Ada Unsur Pidana di Cuitan Yang Diduga Hina Ibu Negara Iriana
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!