Suara.com - Usai dideklarasikan sebagai bakal capres dari Partai NasDem, Anies Baswedan rutin bersafari ke sejumlah daerah. Usai dari Medan, kemudian Solo, kali ini ke Yogyakarta.
Di Yogyakarta sendiri, Anies disambut banyak warga dan pendukungnya.
Menurut pengamat politik, Rocky Gerung, apa yang dilihatnya dari safari Anies Baswedan di Yogyakarta hanya sebuah permulaan. Ia meyakini, peristiwa di Yogyakarta bahwa Anies benar-benar didukung rakyat, bukan partai.
“Peristiwa di Yogya itu tahap pertama dari deklarasi relawan yang memungkinan Anies percaya dia didukung oleh rakyat bukan oleh partai,” ujar Rocky Gerung melalui kanal Youtube Rocky Gerung Official yang juga bersama Hersubeno Arief dari Forum News Network (FNN) sebagaimana dilansir wartaekonomi.co.id (media partner Suara.com), Minggu (20/11/22).
Salah satu kelompok masyarakat di Yogyakarta yang menyatakan deklarasi dukungan ke Anies adalah Forum Ka’bah Membangun (FKM) yang diisi oleh para kader, simpatisan, serta senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Meski PPP sendiri membantah FKM adalah bagian dari mereka secara kelembagaan, mereka tak menampik ada juga kader dan senior yang menjadi inisiator gerakan tersebut.
Sebelumnya juga ada kelompok masyarakat yang menamkan diri Go-Anies yang berisikan suara kader Golkar yang menyatakan dukungan serupa.
Menurut Rocky, Anies harus menyadari bahwa dukungan yang besar bukanlah dari partai, tetapi dari kelompok masyarakat.
“Dukungan partai itu elektoral saja karena syarat 20 persen, tapi dukungan real ada dalam FKM yang akhirnya menemukan momentum di Yogya dan itu betul-betul tegas pesannya,” ujar Rocky.
Baca Juga: Jokowi Disebut Pecat Anies dari Kabinet karena Jadi Idola Anak Muda Indonesia
Diketahui, saat ini PPP berada dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar dan PAN yang merupakan koalisi pemerintahan.
Menurut Rocky, FKM yang diisi oleh senior PPP sadar betul bahwa masa PPP akan cenderung memilih Anies Baswedan sehingga pilihan yang saat ini diambil kepengurusan PPP dianggap bertabrakan dengan keinginan masa PPP.
“Massa PPP itu sudah pasti 98 persen ke Anies,” ucap Rocky.
“Saya tahu ketokohan dari kalangan FKM ini, dan (mereka) sangat paham arah bangsa dan itu orang-orang yang kuat mentalnya bukan kayak PPP yang tiba-tiba disuruh ke kanan iya, ke kiri juga iya,” sambung dia.
Sebelumnya, FKM mendeklarasikan dukungan ke Anies Baswedan. Deklarasi ini dimotori oleh tokoh senior PPP Habil Marati dan Bambang Aris S serta sejumlah mantan Anggota DPR RI Fraksi PPP.
Berita Terkait
-
Jokowi Disebut Pecat Anies dari Kabinet karena Jadi Idola Anak Muda Indonesia
-
Begini Kira-kira, Kalau Anies Nekat Diduetkan dengan AHY Buat Pilpres 2024
-
Anies Ketemu Gibran di Solo, Partai Demokrat Pastikan Koalisi Perubahan Tidak Terganggu
-
CEK FAKTA: Jadi Benalu di PDIP, Megawati Resmi Pecat Ruhut Sitompul, Benarkah?
-
Disebut Jilat Ludah Sendiri karena Tuduh Ahok Penyebab Politik Identitas, Jhon Sitorus: NasDem Partai Munafik
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset
-
Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi
-
Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS
-
Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih
-
Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?
-
Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
-
Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan
-
Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku
-
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?