Suara.com - Hasil survei dari Panel Survei Indonesia memperlihatkan elektabilitas sejumlah tokoh di Pilpres 2024 mendatang.
Pakar Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Erman Anom menyoroti hasil survei yang cukup mengejutkan tersebut. Pasalnya, Airlangga Hartarto ditempatkan sebagai calon yang memiliki elektabilitas tinggi dalam survei.
Mengutip dari Wartaekonomi.co.id (jaringan Suara.com), hasil itu membuktikan bahwa Airlangga masih menjadi sosok yang diinginkan sebagai calon penerus Presiden Joko Widodo.
"Survei PSI itu menunjukkan bahwa Airlangga sosok yang diharapkan untuk melanjutkan kepempimpinan Presiden Jokowi. Pengalamannya sebagai menko perekonomian membuat masyarakat percaya terhadap Airlangga," kata Erman Anom.
Selain itu, kepercayaan masyarakat meningkat karena Airlangga dinilai mampu membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang melanda.
"Airlangga telah mampu membawa perbaikan ekonomi di tengah pandemi covid-19, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Airlangga karena prestasi di bidang ekonomi," lanjutnya.
Di samping itu, Direktur Eksekutif PSI Ahmad Loksuson juga turut mengatakan bahwa pihaknya menimbang-nimbang siapa sosok presiden yang diinginkan masyarakat apabila Pemilu digelar hari ini.
Sebanyak 70,2 persen responden menginginkan sosok yang punya kemampuan dan pengalaman menangani perekonomian negara, pembangunan nasional, dan pemulihan ekonomi.
Dari hasil tersebut, nama Airlangga Hartarto menjadi kandidat terkuat presiden Indonesia.
Baca Juga: Bahlil Ungkap Puan Maharani Satu-satunya Calon yang Sudah Punya Tiket Maju di Pilpres 2024
“Airlangga dipilih 19,7 persen responden,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (21/11/2022).
Kandidat kedua adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengantongi 11,6 persen dan disusul Prabowo Subianto yang dipilih sebanyak 11,3 persen responden.
Anies Baswedan berada pada urutan keempat, yakni mengantongi sebanyak 9,7 persen.
Ada pula nama KSP Moeldoko mengantongi 5,6 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 3,9 persen, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa 3,4 persen, dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil 3,2 persen.
Ketua DPR RI Puan Maharani 3,1 persen, Menparekraf Sandiaga Uno 2,7 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,2 persen, dan Menteri BUMN Erick Thohir 1,5 persen.
Sementara itu, 22,1 persen responden memilih untuk tidak menjawab.
Berita Terkait
-
Bahlil Ungkap Puan Maharani Satu-satunya Calon yang Sudah Punya Tiket Maju di Pilpres 2024
-
Viral Warga Demo Minta Anies Baswedan Perbaiki Jalan Rusak di Konawe Selatan
-
Refly Harun Sebut Presiden Indonesia Melodramatic Semua: Jokowi Karena Body Shaming
-
Memalukan Munas HIPMI Ricuh Adu Jotos, Percuma Pesan Jokowi, Ganjar, Puan, Bamsoet dan Para Menteri Untuk Jaga Kondusifitas
-
Prabowo dan Muhaimin Masih Belum Tentukan Siapa yang Akan Menjadi Capres dan Cawapres di Pilpres 2024
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional