Suara.com - Perum Bulog melalui Tim Bulog Peduli yang juga tergabung dalam Satgas Bencana BUMN langsung bergerak cepat menyikapi bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan menyalurkan bantuan bahan pangan untuk dapur umum.
Penyaluran bantuan berupa beras, mie instan, minyak, gula dan sarden ini langsung dilepas oleh Direktur Human Capital Perum Bulog Purnomo Sinar Hadi pada Selasa (22/11/2022).
Bantuan ini akan diserahkan kepada dapur umum yang dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Posko Satgas Bencana BUMN.
“Kami berusaha untuk segera meringankan beban saudara kita yang terkena dampak bencana gempa bumi di Cianjur ini dengan memberikan bahan sembako”, kata Purnomo.
Adapun bantuan yang disalurkan Bulog Peduli untuk tahap pertama ini adalah beras sebanyak 3 ton, gula setengah ton, minyak goreng 300 liter, 600 kaleng sarden dan 40 dus mie instan.
Selanjutnya Purnomo mengaku telah memerintahkan Tim Bulog Peduli untuk berkoordinasi secara intensif dengan Satgas Bencana BUMN, BPBD dan pemerintah daerah untuk bergerak cepat membantu penanganan dampak gempa di Cianjur.
"Yang terpenting saat ini, Bulog bersama BUMN hadir di tengah korban, mendampingi mereka dan fokus dalam membantu pemenuhan kebutuhan dapur umum," kata Purnomo menambahkan.
Kemudian Tim Bulog Peduli bersama Satgas Bencana BUMN akan melakukan pemetaan terkait kebutuhan mendasar masyarakat terdampak untuk kebutuhan penyaluran bantuan selanjutnya.
Berita Terkait
-
Tetiba Sampaikan Kabar Duka, Lesti Kejora: Innalillahi Wa Innalillahi Rojiun, Mohon Doanya untuk....
-
Gempa Cianjur, Facebook Aktifkan Fitur Safety Check
-
Cegah Pencurian Selama Mengungsi, Kapolri Instruksikan Kapolda Jabar dan Kapolres Cianjur Patroli 24 Jam ke Rumah Warga
-
Kesedihan Warga Cianjur Susah Cari Makan Usai Diguncang Gempa, Lin: Anak Saya Teriak Lapar Semalaman
-
Keluarga Jadi Korban Gempa Cianjur, Lesti Kejora: Ya Allah Lindungi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta