Suara.com - PDI Perjuangan meraih elektabilitas tinggi dalam hasil survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu pun digadang-gadangkan bakal berjaya di Pemilu 2024 jika melihat survei saat ini.
Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, elektabilitas PDIP mengalami penguatan dibandingkan partai politik lainnya yang cenderung menurun.
PDIP berhasil meraup elektabilitas mencapai 25,6 persen. Sementara posisi kedua ditempati Partai Golkar dengan elektabilitas yang jauh dari PDIP, yakni 9,7 persen.
Lalu Partai Gerindra yang berada di posisi ketiga turut memepet Golkar dengan raihan elektabilitas 9 persen. Sedangkan Partai Demokrat relatif stagnan, dengan elektabilitas 8,6 persen.
“Pada survei November 2022, suara PDIP berada di posisi teratas dengan 25,6 persen dukungan," kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam keterangan resmi, Rabu (23/11/2022).
"Urutan kedua diperebutkan antara Golkar yang meraih 9,7 persen, Gerindra 9 persen, dan Demokrat 8,6 persen,” lanjutnya.
Sementara itu untuk partai lain, PKB meraih elektabilitas sebesar 5,6 persen, Nasdem didukung 4,8 persen suara, PKS 4,1 persen, PAN 3,2 persen dan partai-partai lain di bawah 3 persen. Adapun 21,3 persen suara publik masih belum menentukan pilihan.
“PDIP menjadi satu-satunya partai yang mengalami penguatan dibanding hasil Pemilu 2019, bergerak dari 19,3 persen menjadi 25,6 persen. Partai Demokrat tidak mengalami perubahan berarti, dari 7,8 persen menjadi 8,6 persen," jelas Deni.
"Sementara Golkar cenderung menurun dari 12,3 persen menjadi 9,7 persen. Gerindra juga cenderung menurun dari 12,6 persen menjadi 9 persen. Partai-partai lain juga mengalami hal yang sama,” sambungnya.
Sebagai informasi, survei tersebut dilakukan secara tatap muka mulai tanggal 5-13 November 2022. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam Pemilu, yakni mereka yang telah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Populasi dalam survei dipilih secara random (stratified multistage random sampling) terhadap 1220 responden. Response rate sebesar 1012 atau 83%.
Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% dengan asumsi simple random sampling.
Deni menekankan bahwa hasil survei tersebut menunjukkan jika PDIP menjadi partai yang mengalami penguatan suara dibandingkan partai lainnya.
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Sebut Prabowo Kini Ditinggal Umat Islam demi Pilih Anies: Seandainya Saya Gak Dipenjara...
-
Soroti Pengalaman Pimpin Jakarta hingga Tak Setuju Anies Baswedan Jadi Capres, Adian Napitupulu: Aduh Ampun Deh
-
Deklarasi Pasangan Anies Baswedan Tunggu Momentum Tepat, NasDem: Kita Lagi Melihat Hilal
-
Punya Banyak Uang, Fahri Hamzah Sayangkan Insiden Adu Jotos di Munas HIPMI: Apa Tak Malu?
-
'Mana Berani Terbuka' SBY Pernah Dibikin Terdiam oleh Pertanyaan Titipan dari Megawati
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi