Suara.com - Penduduk salah satu kota terbesar Arab Saudi yakni Jeddah kini dilanda musibah berupa banjir bandang pada Kamis (24/11/2022).
Terkait dengan kondisi terkini, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah melaporkan bahwa situasi saat ini sudah berangsur normal, dengan sebagian besar ruas jalan yang terdampak sudah menyusut.
Kendati situasi telah dinilai membaik, warganet kadung dibuat panik dengan kabar banjir bandang tersebut melalui berbagai rekaman video amatir.
Bahkan, kini warganet mulai mengaitkan fenomena tersebut dengan tanda-tanda Hari Kiamat yang diyakni oleh pemeluk agama Islam. Mereka turut menarasikan bahwa banjir yang melanda kota 'Pintu Masuk Mekkah' tersebut merupakan pertanda kiamat.
"Banjir besar di Mekah!! #tandakiamat Kiamat itu benar," cuit warganet membalas berita banjir bandang Jeddah.
"Apakah tanda kiamat sudah dekat?," timpal lainnya.
"Innalilahi Jeddah di Landa Banjir,tanda tanda kiamat sudah dekat," cuit warganet lain.
Lantas, apakah benar bahwa banjir bandang menjadi tanda-tanda kiamat menurut Islam?
Berikut beberapa penjelasan dari Quran, hadist, dan para 'ulama.
Khalid Basalamah: Quran dan Hadist menjelaskan tanda-tanda Hari Kiamat
Sosok ulama kondang, Khalid Basalamah menjelaskan bahwa umat Islam harus merujuk ke Al Quran dan Hadist jika ingin mencari tahu tentang tanda-tanda dekatnya Hari Kiamat.
Berikut tanda-tanda Hari Kiamat yang dijelaskan oleh Quran dan Hadist sebagaimana yang dirangkum oleh Ustaz Khalid Basalamah:
1. Keluarnya Dajjal
Ustaz Khalid menjelaskan bahwa Rasulullah melalui hadist shahih menjelaskan salah satu tanda kiamat adalah muncul sosok Dajjal.
Dajjal adalah sosok yang mengaku sebagai Tuhan dan dapat mengunjungi seluruh tempat dimuka bumi kecuali Mekah dan Madinah. Saat dajjal turun, waktu terasa begitu cepat bahwa satu minggu bisa terasa hanya beberapa jam saja.
Berita Terkait
-
6 Fakta Banjir Bandang di Jeddah, Makin Sering Terjadi Sejak 13 Tahun Terakhir
-
Pertamina SMEXPO 2022 Dipastikan Banjir Promo dan Diskon Menarik Bagi Pengunjung
-
Jeddah Banjir Bandang Akibat Curah Hujan Tertinggi Sejak 2009 Telan Korban Jiwa, Sekolah dan Bandara Ditutup
-
5 Kabupaten dan Kota Masuk Level Siaga Banjir dan Longsor, BMKG Imbau Masyarakat Berhati-hati
-
Diterjang Banjir, Jalan Penghubung Mekkah ke Jeddah Sempat Terputus
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga