Suara.com - Sidang kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat masih terus bergulir. Satu demi satu saksi membantu menyingkap tabir kasus penembakan yang mencuat pertama kali pada Juli 2022 lalu.
Kedua orang tua Bharada E turut memberikan pernyataan bahwa Ferdy Sambo ternyata memiliki pengaruh yang begitu besar terhadap anaknya. Pasalnya, Bharada E sempat mengikuti skenario awal tembak-menembak yang melibatkan dirinya hingga mendoktrin ayah dan ibunya.
Ayah Bharada E, Sunandag Junus Lumiu dan sang ibu pun turut membongkar betapa kuatnya pengaruh Ferdy Sambo terhadap anaknya. Bahkan, mereka turut menyayangkan kesetiaan anaknya kepada mantan Kadiv Propam Polri itu.
Rynecke Alma Pudihang, ibu Richard Eliezer mengungkap kekuatan doktrin Sambo bisa membuat putranya tak mau berkata jujur kepada orang tuanya.
Adapun Richard sempat bersikukuh bahwa fakta yang terjadi adalah tembak-menembak, sebagaimana yang sudah direncanakan oleh Sambo melalui skenarionya.
"Sampai (Richard) di depan orang tuanya, yang melahirkan dia, dia gak bisa terbuka. Keras sekali (doktrin Sambo). Kalau dia sudah didoktrin begitu memang keras. Tapi saya dari dia kecil tahu kalau anak ini prinsipnya apa yang dia bilang dan dia pegang itu gak bisa berubah, susah berubah," keluh Ine dikutip Suara.com dari tayangan ROSI melalui kanal Youtube KOMPAS TV, Jumat (2/12/2022).
Lebih lanjut, Ine juga mengaku bahwa kesetiaan Richard membuatnya mempertahankan perintah Sambo untuk memuluskan skenarionya itu.
Ibunda Bharada E tersebut bahkan menyayangkan melalui kesetiaan buta tersebut, Richard berbohong di depan orang tua hingga Tuhan.
"Mungkin terlalu setia kepada apa yang diperintah, di depan kita, di depan Tuhan aja berkeras berbohong. Sudah dibawa ke pendeta, sudah didoakan secara pribadi. Dia masih keras dengan pernyataannya, gak berubah," singgung Ine.
Baca Juga: Kuatnya Pengaruh Ferdy Sambo Dibongkar Orang Tua Bharada E, Anaknya Sampai Bohongi Kapolri
Berita Terkait
-
Tangis Pilu Ibunda Bharada E Lihat Putranya dari Seragam Polisi Jadi Pakai Baju Oranye: Hancur Hati Saya
-
Saksi dari Timsus Polri Bongkar Pelanggaran Etik Arif Rahman: Perintahkan Copas BAP Bharada E dan Bripka Ricky
-
Kuatnya Pengaruh Ferdy Sambo Dibongkar Orang Tua Bharada E, Anaknya Sampai Bohongi Kapolri
-
Tangis Pilu Ibu Bharada E Dengar Cerita Anaknya: Mama, Saya Sudah Merasa Tersiksa
-
Bharada E ke Orangtuanya: Saya Sudah Bikin Malu Keluarga, Bikin Hancur Hati Mama
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan