Setelah mendadak ramai menjadi sorotan warganet di media sosial saat tertangkap kamera menjadi fotografer dadakan di sela-sela kegiatan KTT G20, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono atau lebih akrab dengan sapaan Pak Bas, kini kembali viral setelah unjuk bakat ngerap yang dimilikinya.
Saat ini Pak Bas kembali menjadi sorotan warganet setelah video ngerapnya diunggah oleh akun Twitter @KemenPU di media sosial Twitter.
Dalam video yang berdurasi 20 detik tersebut, tampak Menteri PUPR yang dikenal multitalenta tersebut berdiri di atas panggung.
Dengan mengenakan kaos berwarna putih dan topi di atas kepalanya, Pak Bas tampak asing memegang mik dan bernyanyi gaya rap dengan rekan di sampingnya.
"Bencana alam yang di Cianjur kita bersama, jangan lupa kita membangun rumah yang hancur karena gempa," ucap Pak Bas saat ngerap.
Video tersebut sudah ditonton oleh lebih dari 113 ribu penonton dan disukai oleh 7 ribu warganet.
Multitalentanya semakin terverifikasi di hadapan masyarakat Indonesia dengan tayangan video tersebut.
Video tersebut berhasil menghibur para warganet dan mendapatkan beragam komentar. Tidak sedikit warganet yang salut dengan bakat-bakat yang dimiliki oleh Pak Bas yang juga dikenal sebagai sosok yang periang tersebut.
“Multitalenan banget Pak Bas,” canda salah seorang warganet.
Baca Juga: Menteri PUPR Pastikan Investor Asing Terlibat dalam Pembangunan IKN
“Ini menteri yang lahir 300 tahun sekali, main alat musik bisa, moto bisa, ngelawak bisa, kerja bisa, ngerap bisa, nyindir jago dan menghargai masa lalu (ringtone nya masih poliponik cuy),” ujar warganet lain.
“Skilnya multiplayer pak bas gak sungkan-sungkan ngajak penonton naek panggung bersama beliau,” tambah warganet.
“Pak bas bangun jembatan, bangun perumahan, main musik, nyanyi, jadi tukang foto bisa. Cuma bakar sate aja kayaknya yang enggak bisa ya min,” celetuk warganet.
“Dah jadi pemain drum, jadi fotografer sekarang ngerap menteri super multitalenta emang ini pak bas hahaha,” tukas warganet lain.
Sempat Heboh Karena Nyamar Jadi Fotografer Saat Kegiatan KTT G20
Sebelumnya, Pak Bass juga mendadak ramai menjadi perbincangan setelah tertangkap kamera menjadi fotografer dadakan di sela-sela kegiatan KTT G20.
Berita Terkait
-
Menteri PUPR Siapkan Karpet Merah untuk Investor Malaysia di Ibu Kota Baru
-
Menteri PUPR Pastikan Investor Asing Terlibat dalam Pembangunan IKN
-
Menteri PUPR Sebut Kementeriannya Akan Lanjutkan Program Belanja Infrastruktur, DPR Beri Apresiasi
-
Kaesang dan Erina Gudono Menikah 10 Desember 2022, Menteri PUPR Basuki dan Mensesneg Pratikno Bakal Jadi Saksi
-
Menteri PUPR Kirimi Menkeu Surat, Bahas Duit Puluhan Triliun Buat Ibu Kota Baru
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah