Suara.com - Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas akan melayangkan surat ke Kadiv Propam Polri, Irjen Syahardiantono untuk menanyakan terkait adanya polisi bermasalah hukum yang belum diproses etik. Beberapa anggota Polri yang dimaksud di antaranya Irjen Napoleon Bonaparte, Brigjen Prasetijo Utomo, Irjen Teddy Minahasa hingga sejumlah anggota yang terseret kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Kami akan bersurat ke Kadiv Propam. Kompolnas akan menanyakan terkait masih belum dilakukan sidang etik," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Selasa (6/12/2022).
Menurut Poengky, Polri dalam hal ini perlu memberikan penjelasan. Sebab jika tidak justru akan menimbulkan penilaian buruk dari masyarakat.
"Salah satu yang menjadi komplain masyarakat terkait pengaduan kasusnya kan soal kurangnya kejelasan informasi dan kurangnya komunikasi, sehingga masyarakat menganggap pelayanan Polri buruk," ujarnya.
Seperti diketahui, Napoleon selaku mantan Kadiv Hubinter Polri dan Prasetijo mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri merupakan terpidana kasus korupsi terkait penghapusan red notice Djoko Tjandra.
Sedangkan Teddy selaku mantan Kapolda Sumatera Barat ialah tersangka dalam kasus dugaan pengedaran sabu yang diambil dari barang bukti pengungkapan di Polres Buktittinggi.
Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim sebelumnya juga mengklaim akan terus melakukan pengawasan terhadap proses etik ini. Termasuk, memberikan saran kepada Polri menyakut pelaksanaan sidang etik terhadap ketiga jenderal tersebut.
"Kami terus awasi dan pantau, hanya ada saran-saran yang Kompolnas sampaikan, tidak bisa semua dibuka ke publik," kata Yusuf kepada wartawan, Senin (5/12).
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan