Suara.com - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kutacane Kanwil Aceh Tenggara, Aceh melakukan penggeledahan kamar dan blok tahanan. Hal tersebut untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Ketua Umum Corruption Investigation Committee (CIC) Raden Bambang, menyebut langkah yang diambil oleh Kalapas Kelas II B Kutacane, Chandra Wiharto, sangatlah tepat.
Pasalnya, berdasarkan data, Lapas Kutacane sudah kelebihan kapasitas. Lapas yang seharusnya hanya dihuni 75 warga binaan, kini dihuni oleh 400 lebih warga binaan.
Raden menyebut, pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM untuk lebih memperhatikan lagi Lapas-lapas yang ada di daerah, khususnya di Aceh.
Jika di persentase, Lapas di Kutacane sudah membludak hampir enam kali lipat dari kapasitas yang ditentukan.
"Saya berharap kepada Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly segera membangun Lapas yang baru agar kapasitas lapas kelas II Kotacane dapat menampung para warga binaan yang memadai,” kata Raden dalam keterangannya, Sabtu (10/12/2022).
Raden juga mendorong pemerintah daerah Aceh agar bisa membantu mencarikan jalan keluar dalam permasalahan ini agar tidak berlarut.
"Mudah-mudahan, reaksi dan tanggapan cepat dari Pj Bupati Syakir, bisa mencari jalan keluar untuk lahan pembangunan lapas baru Kotacane,” tutupnya.
Baca Juga: Penyelundupan Narkoba ke Lapas Cipinang Lewat Kemasan Susu dan Minuman Teh Digagalkan
Berita Terkait
-
Seolah Sindir Dito Mahendra yang Rugi Rp17 Juta, Nikita Mirzani Beli Bikini Seharga Rp18 Juta
-
Kece Badai, Saat Napi Lapas Wanita Bulu Semarang Jadi Model Fashion Show Inspirasi Karya Desainer Kanada Entin Gartini
-
Lenggak-lenggok Warga Binaan di Lapas Perempuan Semarang, Ada Gadis Thailand
-
Tubagus Joddy Supir Maut Vanessa Angle dan Bibi Ardiansyah Dijauhi Keluarga, Berteman Baik dengan Penghuni Lapas
-
Gerai PS Store Digeruduk Massa Pendemo, Viral Napi Pamer Gepokan Uang di Dalam Sel Lapas Cianjur
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar