Suara.com - Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid berkeyakinan target tersebut merupakan hal yang realistis, bukan mimpi yang mustahil.
"Target perolehan kursi dari 58 ke 100 bukan target gampang memang. Ini berat, tapi bukan mustahil. Masih ada 33 dapil kosong yang kita belum punya dan harus diisi," kata Jazilul dalam Rakorwil DPW PKB Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Sabtu (10/12/2022).
Kekinian, PKB gencar melakukan konsolidasi nasional di berbagai wilayah untuk mencapai target pada 2024. Jazilul mengatakan bahwa salah satu kunci kemenangan adalah penataan struktur kepartaian di semua tingkatan. Mulai dari tingkat ranting, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga pusat.
Jazilul memastikan PKB sudah menyusun kepengurusan di semua tingkatan tersebut.
"Kunci kedua tentunya kekuatan bacaleg makanya kami sejak awal Oktober lalu sampai Desember ini membuka pendaftaran caleg online mulai DPRD II, provinsi dan pusat," kata Jazilul.
Wakil Ketua MPR RI ini optimis melalui manajemen pemenangan yang baik, PKB bakal mencapai target perolehan 100 kursi DPR.
"Dalam Pemilu selalu ada keajaiban. Pemilu 1999 Golkar yang begitu kuat di masa Orde Baru, bisa kalah. PKB yang baru pertama kali ikut pemilu saat itu, bisa menjadikan Gus Dur Presiden. Semoga 2024 kita bisa menjadikan Gus Muhaimin presiden atau wakil presiden," ujarnya.
Berita Terkait
-
Mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi Gabung ke Partai Perindo
-
Politikus PDIP Kritik Ucapan Bamsoet: Mengkhianati Kontrak Politik dengan Rakyat!
-
Politisi PDIP Geram Dengar Bamsoet Bicara Penundaan Pemilu 2024: Itu Khianati Kontrak Politik Dengan Rakyat!
-
Polemik Ketua MPR Bamsoet yang Minta Pemilu 2024 Dipikir Lagi: Bikin Panas, Banjir Kritik
-
Elite Politik Jangan Nekat Realisasikan Presiden Tiga Periode, Analis: Nasib Jokowi Jadi Taruhannya
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank