Kemudian, Remy Sylado dipercaya untuk mengemban tugas sebagai redaktur Majalah Aktuil di Bandung pada tahun 1970. Hingga akhirnya sosok Remy menjadi seniman yang serba bisa. Remy menjalani berbagai profesi, di antaranya adalah penyair, novelis, cerpenis, dramawan, kritikus sastra, pemusik, penyanyi, penata rias, aktor, illustrator, wartawan, dan dosen.
Pelopor Puisi Mbeling
Remy Sylado memang dikenal sebagai pelopor Puisi Mbeling, di mana puisi Mbeling ini merupakan gerakan Mbeling yang dicetuskan Remy Sylado.
Gerakan Mbeling merupakan suatu gerakan yang dimaksudkan mendobrak sikap rezim Orde Baru. Benih gerakan ini mulai dikenalkan oleh Remy Sylado pada tahun 1971, ketika dirinya mementaskan dramanya berjudul Messiah II di Bandung.
Hanya saja pada waktu itu, istilah Mbeling belum diperkenalkan. Istilah itu baru dipopulerkan pada tahun 1972, tepatnya saat Remy mementaskan dramanya "Genessis II di Bandung".
Seperti itulah profil Remy Sylado, sastrawan Indonesia yang meninggal dunia pada Senin (12/12/2022).
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang