"Dia bukan pegawai tetap TVRI. Dia pernah ditugaskan melaksanakan tugas intelijen di wilayah Blora," ujar Iqbal dari keterangan tertulis pada Rabu (14/12/2022).
4. Berhenti jadi ‘wartawan’ pada 2021
Iqbal menambahkan, setelah 14 tahun menjalani penugasan sebagai intel dan menyamar sebagai wartawab, Iptu Umbaran berhenti menjadi ‘wartawan’pada 2021.
Setelah itu Iptu Umbaran dipindah tugas menjadi organik di Polres Blora sebagai kanit intel. Setelah itu Iptu Umbaran diangkat sebagai Wakapolsek Blora. Iptu Umbaran akhirnya dilantik sebagai Kapolsek Kradenan pada 12 Desember 2022.
5. Dewan Pers angkat suara
Kabar mengenai Iptu Umbaran yang selama belasan tahun menyamar sebagai wrtawan TV akhirnya sampai ke Dewan Pers.
Anggota Dewan Pers Arif Zulkifli menyayangkan adanya seorang anggota kepolisian yang menyamar sebagai wartawan selama belasan tahun.
“Kepolisian sangat disayangkan membiarkan anggotanya bekerja rangkap sebagai jurnalis,” ujar Arif Zulkifli kepada awak media, pada Rabu (14/12/2022).
Menurut dia, peristiwa ini harus menjadi pembelajaran agar pihak media lebih berhati-hati lagi ke depannya dalam merekrut dan mempekerjakan wartawan.
Baca Juga: 14 Tahun Jadi Wartawan, Iptu Umbaran Akui Jalani Tugas dan Perintah Pimpinan
Ia melanjutkan, Dewan Pers akan mencabut status Iptu Umbaran sebagai wartawan, begitu ia resmi menjabat sebagai Kapolsek.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Tag
Berita Terkait
-
14 Tahun Jadi Wartawan, Iptu Umbaran Akui Jalani Tugas dan Perintah Pimpinan
-
Mengenal Apa Itu Intel, Istilah yang Viral Setelah Kontributor TV Dilantik Jadi Kapolsek
-
Nyamar Jadi Wartawan, AJI Indonesia Sebut Iptu Umbaran Salahgunakan Profesi Pers
-
Kisah Iptu Umbaran Wibowo, Jadi Intelijen dan Menyamar Sebagai Jurnalis Selama 14 Tahun
-
14 Tahun Nyamar Jadi Wartawan, Iptu Umbaran Lulusan Hukum UNS Dan Pernah Jadi Panitia Pilkades
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung