Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia yang terkenal dengan banyaknya anggota dari kaum milenial tiba tiba menjadi sorotan masyarakat usai "ditinggal" beberapa politikus ternama mereka.
Baru-baru ini, Rian Ernest yang cukup vokal menyuarakan identitasnya sebagai bagian dari PSI ikut mengumumkan bahwa dirinya mengundurkan diri dari partai tersebut.
Rian Ernest mengikuti jejak rekan-rekannya yang sudah lebih dulu hengkang dari partai yang diketuai oleh Giring Ganesha tersebut. Lalu, siapa saja politikus yang sudah mundur dari PSI? Simak inilah selengkapnya.
1. Sunny Tanuwidjaja
Sunny Tanuwidjaja tercatat sebagai elite Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dia mundur dari jabatannya di partai politik tersebut. Mundurnya Sunny disebut karena ingin membantu Anies Baswedan.
Mundurnya Sunny juga dibenarkan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie. Menurutnya, Sunny mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris Dewan Pembina PSI.
Grace juga membenarkan, mundurnya Sunny dari PSI lantaran ingin mengambil jalan politik yang berbeda dengan partai tersebut, yakni mendukung atau membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Salah satu politikus terkenal yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPP PSI, Tsamara Amany tiba-tiba mengumumkan dirinya mundur sebagai kader dan pengurus PSI pada April 2022 lalu.
Baca Juga: Profil Rian Ernest, Pentolan Andalan PSI Tiba-tiba Mengundurkan Diri
Hal ini pun diumumkannya lewat instagram pribadinya dan mengungkap bahwa dirinya butuh perjalanan baru dibanding mempertahankan diri sebagai politikus.
"Keputusan ini saya ambil atas dasar pertimbangan pribadi. Saya merasa membutuhkan perjalanan baru di luar partai politik. Untuk saat ini saya ingin fokus mengabdi untuk Indonesia melalui cara-cara lainnya" tulis Tsamara.
3. Surya Tjandra
Tak hanya Tsamara, rekannya Surya Tjandra juga ikut mengundurkan diri dari PSI pada Oktober 2022 lalu. Pengumuman soal pengunduran dirinya ini keluar dari mulut Surya sendiri saat hadir dalam diskusi politik mengenai kinerja Anies Baswedan selama 5 tahun.
Surya pun mengaku ingin mendukung Anies dalam pencalonannya sebagai presiden pada pesta politik tahun 2024 nanti, yang jelas bertentangan dengan partai yang menaunginya tersebut. Kader PSI yang kerap kali memberikan kritik pedas soal Anies Baswedan menjadi alasan Surya memilih mundur.
"Sudah mundur (dari PSI). Yang jelas saya belum ke partai mana pun sekarang. Saya mau bantuin Pak Anies sampe tuntas," ungkap Surya.
Berita Terkait
-
Profil Rian Ernest, Pentolan Andalan PSI Tiba-tiba Mengundurkan Diri
-
Rian Ernest Pamit dari PSI: Tidak Mudah Meninggalkan Zona Nyaman
-
Rian Ernest Mendadak Hengkang dari PSI Menyusul 4 Pentolan yang Lebih Dulu Kabur, Semuanya Merapat ke Anies Baswedan?
-
Daftar Lengkap Nomor Urut Parpol Pemilu 2024, Ada 23 Partai
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru